Proyeksi PE Versi BI Tahun Depan Lebih Pesimis Dibanding Pemerintah

Suci Sedya Utami    •    Kamis, 28 May 2015 18:49 WIB
pertumbuhan ekonomi
Proyeksi PE Versi BI Tahun Depan Lebih Pesimis Dibanding Pemerintah
Ilustrasi. Dokumen Kemenkeu

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo menyebutkan, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi (PE) Indonesia 2016 dalam kisaran 5,4-5,8 persen.

"Kami perkirakan 5,4-5,8 persen, lebih tinggi dari prakiraan 2015 yang kami revisi menjadi 5,1 persen," kata Agus dalam rapat kerja bersama Badan Anggaran DPR RIM di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (28/5/2015).

Agus menjelaskan, Bank Indonesia melihat proyeksi ekonomi ke depan akan lebih membaik ditopang oleh perbaikan ekonomi global khususnya di negara-negara maju. "Ekonomi global outlooknya tahun depan 3,8 persen, naik dari tahun ini yang sebesar 3,4 persen," ujarnya.

Perbaikan ekonomi global lanjut Agus, akan berdampak pada perbaikan harga komoditas sehingga memberikan dorongan positif pada peningkatan ekspor Indonesia. "Di sisi domestik, konsumsi dan investasi. Konsumsi rumah tangga didorong dengan daya beli masyarakat dengan inflasi ditekan 4 persen plus minus 1 persen," tutur dia.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Badan Anggaran Ahmadi Nur Supit berpendapat target yang diajukan BI jauh dibawah target yang diasumsikan pemerintah sebesar 5,8-6,2 persen. "Target dari Pak Agus nampaknya lebih pesimis dari yang diberikan pemerintah. Kalau BI batas atasnya 5,8 persen, di pemerintah angka itu menjadi batas bawah," cetusnya.


(WID)