Kasus Korupsi Pejabat FIFA

"Guna Berantas Mafia Sepak bola, Aparat Indonesia Harus Berani Seperti FBI"

Patrick Pinaria    •    Jumat, 29 May 2015 00:43 WIB
pssi
Sejumlah pejabat FIFA ditangkap oleh Kepolisian Federal Amerika Serikat (FBI) karena diduga terjerat kasus korupsi.

Metrotvnews.com, Jakarta: Sejumlah pejabat FIFA ditangkap oleh Kepolisian Federal Amerika Serikat (FBI) karena diduga terjerat kasus korupsi. Aksi penangkapan tersebut lantas mendapat komentar dari mantan Manajer Persebaya 1927, Saleh Ismail Mukadar. Ia menilai aparat Indonesia seharusnya bisa meniru langkah FBI guna memberantas mafia sepak bola di Indonesia.

"Saya kira kalau sepanjang aparat Indonesia berani melakukan seperti yang dilakukan FBI akan banyak kasus yang bisa terungkap. Masalahnya di Indonesia, aparat tidak punya keberanian," kata Saleh dalam acara Primetime News, Metro TV, Kamis (28/5/2015)

"Contoh saja dengan satu klub Persebaya yang saya miliki. Klub ini merupakan milik saya secara sah. Saya punya surat lengkap semua lengkap, tapi yang terjadi saya malah dipaksa untuk mengganti nama klub menjadi Persebaya 1927 plus bonus teror. Itu yang terjadi. Kita punya hak dan segalanya tapi kita yang dipaksa mengubahnya," sambungnya.

Berkaca dari kasus Persebaya, Saleh memperkirakan organisasi PSSI juga ada kemungkinan berurusan dengan mafia.

"Tidak ada yang beres. Bisa dibayangkan. Kita saja yang sah saja dirampas. Pada tahun 2013, Pak La Nyalla Mattalitti, dalam suratnya meminta porsi saham Persebaya," ujar Saleh.

"Tapi pada maret 2013, ia menyatakan Persebaya kami tidak sah. Agustus 2013, PSSI masih mengakui Persebaya 1927 sebagai yang sah. Tapi pada tahun yang sama dengan membentuk sebuah klub baru yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan Persebaya dan kemudian menjual ke PT lain dengan harga puluhan miliar. Tidak mungkin ini bukan tindakan yang dilakukan mafia," tutupnya.


(HIL)