Kasus Korupsi Pejabat FIFA

Ini Pendapat Anggota Tim Transisi Terkait Penangkapan Petinggi FIFA oleh FBI

Hilman Haris    •    Jumat, 29 May 2015 06:25 WIB
fifa
Ini Pendapat Anggota Tim Transisi Terkait Penangkapan Petinggi FIFA oleh FBI
Sejumlah pejabat FIFA ditangkap oleh Kepolisian Federal Amerika Serikat (FBI) karena diduga terjerat kasus korupsi.

Metrotvnews.com,Jakarta: Pencinta sepak bola dunia dikejutkan dengan penangkapan sejumlah petinggi badan sepak bola dunia (FIFA), Rabu 27 Mei. Kepolisian Federal Amerika Serikat (FBI), Kejaksaaan Agung, dan Ditjen Pajak Amerika Serikat (IRS) mengungkapkan adanya indikasi para pejabat FIFA tersebut terlibat korupsi dan skandal di dunia sepak bola.

Berkaca dari kasus itu, Anggota Tim Transisi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Zuhairi Miswari semakin bersemangat untuk menguak adanya mafia di dalam sepak bola Indonesia. 

"FIFA saja sudah tertangkap tangan adanya Mafia di sejumlah pengurus. Hal itu  menunjukkan bahwa kita juga harus serius menangkap untuk menyelesaikan masalah indikasi korupsi mafia dalam sepak bola Indonesia," kata Miswari dalam acara Trending Topic Metrotv, Jakarta, Kamis (28/5/2015).  

Guna membersihkan sepak bola Indonesia jerat mafia, Miswari berharap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), kepolisian, Kejaksaan, dan (Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mau turun tangan. 

"Sebenarnya tahun 2009-2010, ICW (Indonesia Corruption watch) sudah melaporkan kepada KPK indikasi yang kuat korupsi di tubuh PSSI," tegas Miswari.  

"Oleh karena itu, kami akan meminta kepada KPK, kepolisan, Kejaksaan dan PPATK untuk menyelesaikan masalah dugaan korupsi di dalam tubuh PSSI," sambungnya. 

Menurut Miswari, kasus yang terjadi di FIFA bisa digunakan untuk melacak adanya indikasi korupsi yang terjadi di tubuh PSSI. Ia berharap dengan adanya tindakan seperti itu kemajuan sepak bola Indonesia akan jauh lebih baik. 

"Kalau kita lihat modus yang terjadi di FIFA itu sama seperti hak siar, masalah sponsor dan lain-lain," tutur Miswari. 

"Modus itu bisa dilacak ke dalam PSSI atau PT Liga yang menyelenggarakan kompetisi dan turnamen di Indonesia. Saya rasa ini adalah momentum bagi kita untuk membersihkan tata kelola sepak bola nasional," tambahnya.(Christ Saputra)


(HIL)

Kasus KTP-el, KPK Periksa Mayus Bangun untuk Setya Novanto

Kasus KTP-el, KPK Periksa Mayus Bangun untuk Setya Novanto

1 hour Ago

KPK hari ini memeriksa Chief Business Operation PT Astra Graphia IT Mayus Bangun, Astra Graphia…

BERITA LAINNYA