Bidik Kasus Korupsi Pengadaan Scanner, Bareskrim Periksa Pejabat DKI

Githa Farahdina    •    Jumat, 29 May 2015 08:08 WIB
korupsi ups
Bidik Kasus Korupsi Pengadaan Scanner, Bareskrim Periksa Pejabat DKI
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Bareskrim Polri memeriksa PNS DKI Jakarta terkait kasus dugaan korupsi pengadaan alat printer dan scanner 3D di 25 SMAN dan SMKN yang dianggarkan Suku Dinas Pendidikan Menengah Jakarta Barat tahun anggaran 2015 dengan nilai Rp150 miliar.
 
Berdasarkan jadwal pemeriksaan yang diterima wartawan dari pihak kepolisian, penyidik sudah memeriksa 14 orang. Kamis 28 Mei, penyidik memeriksa dua saksi, yakni Hotman Sinaga dari pihak swasta dan Kepala Sekolah SMA Negeri 17 Yuni Astuti. Polisi juga akan memeriksa saksi ahli dan melakukan penyitaan dalam proses pemeriksaan lanjutan.
 
Polisi menduga ada tiga modus operandi dalam kasus ini, yakni penggelembungan harga, proses pengadaan tak sesuai aturan dan penyusunan Harga Perkiraan Sendiri (HPS) atau Owner Estimate (OE).
 
Hingga saat ini polisi masih menunggu hasil audit untuk memastikan total kerugian negara dalam kasus ini. Pelaku akan dikenakan Pasal 2 ayat 1 dan atau Pasal 3 UU RI No 31 tahun 1999 tentang pemberantasan Tipikor sebagaimana diubah dengan UU RI No 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU RI No 31 tahun 1999 tentang pembetantasan Tipikor Jo Pasal 55 ayat I KUHP.
 


(FZN)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

4 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA