Wall Street Ambles Terseret Jebloknya Bursa Tiongkok

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 29 May 2015 08:48 WIB
wall street
Wall Street Ambles Terseret Jebloknya Bursa Tiongkok
Ilustrasi aktivitas di bursa Wall Street -- FOTO: Reuters/Brendan McDermid

Metrotvnews.com, New York: Bursa saham di Amerika Serikat (AS) melemah karena pembicaraan utang Yunani yang tidak pasti sehingga membuat investor cemas. Serta penurunan tajam saham di Tiongkok setelah broker memperketat aturan marjin.

Reuters melansir, Jumat, 29 Mei, tujuh dari 10 besar sektor S & P 500 terpantau lebih rendah, yang dipimpin dari sektor industrial seebsar 0,4 persen. Indeks Dow Jones Industrial Average turun 36,87 poin atau 0,2 persen menjadi 18.126,12, indeks S & P 500 kehilangan 2,69 poin atau 0,13 persen ke 2.120,79, dan Nasdaq Composite turun 8,62 poin atau 0,17 persen menjadi 5.097,98.

Managing Director IMF Christine Lagarde mengatakan masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan sebelum Yunani dan kreditur internasional bisa meraih kesepakatan reformasi utang.

Pemerintah Yunani mengatakan hal itu bertujuan untuk mencapai kesepakatan dengan pemberi pinjaman pada Minggu. Seorang pejabat zona euro mengatakan Yunani tidak akan bisa mendapatkan uang jika tidak setuju dengan garis besar kesepakatan tersebut pada akhir minggu.

Sementara itu di Tiongkok, indeks anjlok enam persen setelah broker memperketat persyaratan margin trading dalam sebuah langkah untuk membatasi risiko di pasar yang sedang membara. Investor juga berhati-hati sebelum membaca produk domestik bruto.

Sekitar 5,7 miliar lembar saham berpindah tangan di bursa AS, di bawah rata-rata harian sampai saat ini sebesar 6,2 miliar lembar saham, demikian menurut BATS Global Markets.


(AHL)