Jadwal Padat, Pimpinan KPK Utus Sekjen dan Litbang Temui Pansel KPK

Achmad Zulfikar Fauzi    •    Jumat, 29 May 2015 11:16 WIB
pansel kpk
Jadwal Padat, Pimpinan KPK Utus Sekjen dan Litbang Temui Pansel KPK
Taufiequrachman Ruki. Foto: Rommy Pujianto/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Pimpinan KPK tak memenuhi undangan Pansel Pimpinan KPK di Kantor Sekretariat Negara, Jakarta. Komisioner mengutus Sekjen dan Direktur Litbang untuk membicarakan soal sosok pimpinan yang dibutuhkan KPK.

Plt Ketua KPK Taufiequrachman Ruki mengatakan, utusannya itu akan memberikan gambaran kepada Pansel menyangkut keorganisasian KPK. Dari penjelasan tersebut, pansel diharapkan punya bayangan soal sosok dan karakter pimpinan yang dibutuhkan lembaga antikorupsi itu.  

"Kami pimpinan sudah terjadwal untuk kegiatan yang lain, jadi kami wakilkan kepada Sekjen dan Direktur Litbang untuk memberikan gambaran tentang organisasi KPK dan hasil penilitian litbang KPK tentang kompetensi dan karakter seperti apa yang perlu dimiliki oleh lima pimpininan KPK," kata Ruki, saat dikonfirmasi, di Jakarta, Jumat (29/5/2015).

Ruki mengungkapkan alasan sejumlah pimpinan tidak dapat memenuhi undangan Pansel KPK, karena tengah berada di luar kota. "Dua di luar kota. Satu sakit. Yang lain sudah terjadwal yang tidak bisa dibatalkan," pungkas dia.

Seperti diketahui, Pansel KPK membuka pendaftaran capim KPK pada 5 Juni-24 Juni 2011. Pada 27 Juni-26 Juli, Pansel mulai meminta tanggapan masyarakat.

Selanjutnya, pansel akan menelaah makalah, assessment, penelusuran rekam jejak, dan wawancara. Selanjutnya, 31 Agustus 2015 sejumlah nama Capim KPK yang memenuhi kriteria akan diserahkan kepada Presiden Joko Widodo. Terakhir, nama-nama capim KPK tersebut akan diserahkan ke DPR secara tertulis. Lalu, Komisi III akan menggelar uji kelayakan dan kepatutan.


(KRI)

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

Irman Kembali Diperiksa KPK sebagai Saksi Setnov

10 hours Ago

KPK kembali memeriksa mantan Dirjen Dukcapil Kemendagri Irman. Irman diperiksa sebagai saksi un…

BERITA LAINNYA