Kemendag Bawa Potensi Game & Animasi ke Singapura

Husen Miftahudin    •    Jumat, 29 May 2015 11:45 WIB
kementerian perdagangan
Kemendag Bawa Potensi <i>Game</i> & Animasi ke Singapura
Gedung Kementerian Perdagangan (Foto Dokumen Setkab)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Perdagangan (Kemendag) menyatakan bahwa Indonesia memiliki potensi industri telekomunikasi dan informasi, animasi serta game yang cukup besar. Maka itu, Kemendag membawa potensi tersebut untuk meningkatkan perdagangan dan nilai ekspor.

Dirjen Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kemendag, Nus Nuzulia Ishak mengungkapkan, sebanyak 18 perusahaan Indonesia di bidang industri telekomunikasi dan informasi, animasi serta game akan diboyong untuk menyemarakkan pameran industri teknologi komunikasi dan informasi (ICT) bertajuk CommunicAsia 2015 yang akan digelar di Marina Bay Sand, Singapura.

"Pameran ini akan diselenggarakan pada 2-5 Juni nanti. Kami sendiri berupaya mempersiapkan dunia usaha di sektor teknologi informasi, animasi, game dan lainnya agar dapat bersaing pada Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) yang sudah di depan mata," ujar Nus, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Jumat (29/5/2015).

Ia menambahkan, pihaknya sendiri terus mengasah kreativitas sumber daya manusia dalam industri informasi teknologi komunikasi dan informasi agar dapat mengembangkan potensi perdagangan di industri ini. "Sumber daya manusianya perlu dibekali dengan wawasan seperti mengikuti ajang pameran ICT internasional sehingga mereka dapat terus mengasah kreativitasnya," papar dia.

Nus mengaku, optimistis pameran ini mampu meningkatkan surplus neraca perdagangan Indonesia ke Singapura. Sebab, pada periode Januari-Maret 2015, neraca perdagangan nonmigas Indonesia-Singapura mengalami lonjakan hingga 261,5 persen.

"Surplus bagi Indonesia sebesar USD360,5 juta atau meningkat sangat signifikan sebanyak 261,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2014 dengan surplus USD99,7 juta," ungkap dia.

Nus melanjutkkan, surpls neraca perdagangan tersebut sangat menggembirakan. Pasalnya, pada 2014 neraca perdagangan nonmigas Indonesia mengalami defisit terhadap Singapura sebesar USD84,6 juta dari total perdagangan sebesar USD20,2 miliar. Tak hanya itu, peluang ekspor produk perangkat keras komputer ke Singapura pun akan terbuka lebar.

"CommunicAsia merupakan acara yang memiliki daya tarik bagi industri telekomunikasi dan informasi mancanegara, termasuk perangkat keras. Singapura merupakan negara tujuan utama ekspor perangkat keras komputer dengan pangsa pasar mencapai USD268 juta atau sebesar 70,65 persen," pungkas Nus.


(ABD)

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

KPK Masih Telusuri Dugaan Keterlibatan 7 Penyidik di Kasus KTP-el

19 minutes Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memastikan pemeriksaan internal terhadap tujuh orang penyidi…

BERITA LAINNYA