Ahok: Kalau Mau Saya, Rakyat Harus Bergerak

Wanda Indana    •    Jumat, 29 May 2015 12:03 WIB
basuki tjahaja purnama
Ahok: Kalau Mau Saya, Rakyat Harus Bergerak
Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama. (Foto: MI/Ramdani)

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama tidak berniat menempuh jalur indpenden untuk bertarung dalam Pilkada DKI 2017 mendatang. Sebab, aturan baru yang dikeluarkan KPU memberatkan calon dari jalur independen.
 
Mantan Bupati Belitung Timur mengatakan, dirinya akan menempuh jalur independen jika masyarakat Jakarta masih menghendaki dirinya. Ahok tak mau repot mengumpulkan KTP dan massa untuk mendukungnya. Jika rakyat mau, Ia meminta rakyat yang bergerak bekerja mencari dukungan.
 
"Malas aku kalau independen, biar rakyat saja kumpul sendiri, pusing amat. Kalau kamu masih mau saya jadi gubernur, bergerak dong. Kalau kami yang gerakkin cape. Kami mau gratisan saja," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (29/5/2015).
 
Selain itu, Ahok akan menunggu hasil survei apakah dirinya masih layak memimpin Jakarta di mata masyarakat DKI. Dia berjanji, jika ada temuan survei yang menunjukkan ada calon kandidat yang lebih baik dari dirinya, Ia akan mundur dari Pilgub 2017.
 
"Kalau hasil survei bilnag masyarakat tidak mau lagi, ngapain saya maksa masuk. Cape-capein saja. Tapi kalau ada yang lebih baik dari saya, jujur, gak nyolong dan berani atasi birokrasi, silahkan maju. Saya bisa pensiun muda," ujarnya.

Sebelumnya, KPU telah mengeluarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 9 Tahun 2015. Aturan baru itu dinilai memberatkan calon kepala daerah yang berasal dari jalur independen pada Pemilihan Kepala Daerah mendatang. Calon kepala daerah yang hendak maju melalui jalur independen harus memenuhi persentase dukungan minimal 7,5-10 persen dari total pemilih masing-masing provinsi.
(FZN)