Tuntut Rp1, Novel Baswedan Mengaku Tidak Sindir Polri

Deny Irwanto    •    Jumat, 29 May 2015 16:34 WIB
novel baswedan
Tuntut Rp1, Novel Baswedan Mengaku Tidak Sindir Polri
Novel Baswedan. Foto: Wahyu Putro A/Antara

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik senior KPK Novel Baswedan menuntut Bareskrim Polri Rp1 dalam permohonan gugatan praperadilannya. Novel enggan membeberkan alasan soal besaran tuntutannya.   

Yang jelas, kata dia, dirinya sedang tidak menyindir pihak manapun. "Saya tidak menyindirlah, tapi kalau Rp1 juta kebanyakan nanti," ucap Novel sambil tersenyum di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Jumat (29/5/2015).

Novel menegaskan, berapapun tuntutannya, itu merupakan hak pemohon dalam mengajukan kepada Majelis Hakim. "Saya kira saya punya hak untuk menyampaikan tuntutan dan saya ingin menyampaikan secara formal bahwa saya meminta pertanggungjawaban sebesar Rp1," tandasnya.

Praperadilan diajukan Novel terkait penangkapan dan penahanannya oleh Bareskrim Polri. Permohonan praperadilan beregister perkara 37/pid.prap/2015 PN Jaksel ini meminta majelis hakim agar menyatakan penangkapan dan penahanan atas Novel Baswedan tidak sah.

Sebelumnya, Novel digelandang penyidik Bareskrim Polri pada Jumat 1 Mei dini hari dari kediamannya. Novel dijadikan tersangka atas kasus dugaan penembakan pelaku pencurian sarang burung walet saat menjadi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, pada 2004. Kasusnya sempat ditunda pada 2012 atas permintaan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Namun, kasus ini diusut kembali oleh Polda Bengkulu. Pengusutan kasus tersebut dilakukan oleh Bareskrim dengan alasan berdekatan dengan tempat tinggal.


(KRI)