Ini Imbauan Polda Metro untuk Pemilik Nopol Modifikasi

Intan fauzi    •    Jumat, 29 May 2015 17:28 WIB
lalu lintas
Ini Imbauan Polda Metro untuk Pemilik Nopol Modifikasi
Foto: MTVN/Al Abrar

Metrotvnews.com, Jakarta: Nomor polisi (nopol) kendaraan bermotor yang dimodifikasi berseliweran di jalan-jalan Ibu Kota. Menurut polisi hal tersebut telah menyalahi aturan yang dikeluarkan oleh Samsat.

"Sesuai spesifikasi yang dikeluarkan oleh Samsat, jangan diubah untuk variasi. Selain aturan dari Samsat, itu menyalahi. Yang didempet-dempet angka 12 jadi R itu tidak boleh," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Muhammad Iqbal, kepada Metrotvnews.com, Jumat (29/5/2015).

Bagi yang melanggar, lanjut Iqbal, dapat dikenai sanksi UU No 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Ia meminta pemilik memahami fungsi nopol kendaraan.

Nopol kendaraan bermotor, kata Iqbal, berfungsi sebagai tanda kepemilikan kendaraan oleh warga negara. "Nopol yang melekat di kendaraan bermotor dan dikeluarkan oleh Samsat itu pertama untuk menjamin kepemilikan warga negara," terang mantan Kapolres Jakarta Utara itu.

Selanjutnya, jika terjadi tindak pidana, si pemilik kendaraan dapat dilacak dengan cepat. "Kedua, apabila terkait tindak pidana bisa diketahui," imbuhnya.

Polisi berjanji akan menindak pemilik kendaraan yang menggunakan pelat nomor nyeleneh alias modifikasi di Jakarta. Khusus dalam Operasi Patuh Jaya 2015 dalam dua pekan ini, pengendara akan ditindak.

Diberitakan sebelumnya, di jalanan Jakarta marak pelat nomor 'nyeleneh'. Di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan, Rabu 27 Mei, Metrotvnews.com sempat memotret sebuah mobil Toyota Alphard yang menggunakan pelat nomor polisi hasil modifikasi. Di antara huruf L, B, dan N ada huruf A dengan ukuran lebih kecil.

Pagi tadi Metrotvnews.com juga mengabadikan pelat nomor yang dimodifikasi menjadi B 3 3 B I I, sekilas menjadi kata BEBII.  

Di Epicentrum Walk, Kuningan, Jakarta Selatan, sebuah Toyota Rush warna putih melintas akhir pekan lalu. Yang menyita perhatian adalah pelat nomor polisi mobil. Si pemilik memodifikasi pelat nomor polisi jadi B16  Z4RA.

Pengemudi memodifikasi pelat nomor kendaraan yang dikeluarkan Samsat. Caranya, huruf dan angka yang mustinya terpisah digabung membentuk sebuah kata.


(YDH)