Ini Topik yang Biasa Memicu Pertengkaran Anda dan Si Dia

Torie Natalova    •    Jumat, 29 May 2015 18:29 WIB
romansa
Ini Topik yang Biasa Memicu Pertengkaran Anda dan Si Dia
Pertengkaran biasa terjadi karena hal yang itu-itu saja. (Foto:lifehack.org)

Metrotvnews.com, Jakarta: Meskipun hubungan Anda dan pasangan begitu sempurna dan mesra, pasti ada hal-hal yang memicu pertengkaran dan emosi. Pakar pernikahan, Kat Van Kirk,  Ph.D mengatakan, ada beberapa pasangan yang memiliki hubungan baik, namun mereka terjebak pada satu masalah yang itu-itu saja.

Berikut ini beberapa masalah yang seringkali menjadi topik atau pemicu pertengkaran dalam sebuah hubungan.

Ibunya suka ikut campur masalah
Banyak orang tua mengkhawatirkan anaknya dan selalu ingin anaknya bahagia. Apapun masalahnya, jika ibunya suka ikut campur maka itu tentu akan menjadi masalah. Terlebih, jika pasangan Anda seakan tidak memiliki kekuatan untuk menolak perbuatan ibunya itu.

Cobalah untuk secara perlahan bicara dengan pasangan Anda, jangan menyinggung perasaan ibunya juga jangan menekan pasangan. 

Dia suka menunda
Si dia suka menunda apa yang Anda minta untuk melakukan sesuatu yang dirasanya tidak cocok dengannya. Pasti Anda sering mengalami dimana pasangan, khususnya pria suka menempatkan barang-barangnya secara berantakan. Mungkin si dia terbiasa dengan masa kecilnya yang dimanja ibunya yang sering membersihkan rumah dari berantakan. Cobalah memberitahunya dengan baik-baik tanpa terkesan mengomel atau bisa dengan cara bercanda.

Dia tak bisa tinggalkan pekerjaan
Si dia memang gila kerja. Bahkan, mungkin dia mementingkan pekerjaannya yang mana kelak akan menghidupi atau memenuhi kebutuhan Anda, daripada harus menemani Anda belanja atau ke salon. Cobalah untuk sepakati jam pertemuan dengannya tanpa mengganggu pekerjaannya dan hubungan Anda.

Mendisiplinkan anak
Mungkin sebagian dari Anda mengalami perbedaan cara mendisiplinkan anak dengan pasangan. Dia mungkin mengajari anak dengan cara tradisional, sementara Anda dengan cara penuh kasih. Anda bisa coba untuk membesarkan anak dengan cara berdua sesuai kesepakatan bersama.


(LOV)