Tak Puas Palak Security, FBR Serang MOI

Arga sumantri    •    Jumat, 29 May 2015 22:40 WIB
kekerasan
Tak Puas Palak <i>Security</i>, FBR Serang MOI
Ilustrasi

Metrotvnews.com, Jakarta: Ratusan orang yang mengaku dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Forum Betawi Rempug (FBR) bertindak onar di Mall Of Indonesia, Jalan Boulevard Barat, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (29/05/2015) sore. Penyerangan terjadi lantaran cekcok mulut antara FBR dan security mall sehari sebelumnya. 

Informasi yang didapat, kericuhan yang terjadi berupa bentrokan antara anggota FBR dengan security mall lantaran reklame iklan yang terpasang di MOI dan berujung pada pemalakan. Komandan Satuan (Dansat) MOI, Syamsudin mengaku terjadi pemalakan oleh FBR. Pemalakan itu terjadi pada Kamis (28/5/2015) malam. 

Saat itu, kata Syamsudin, ada anggota FBR yang menghampiri security mall dan menanyakan soal reklame iklan yang baru terpasang, namun, ujungnya, lanjut Syamsudin FBR justru malah memalak security. Akibatnya adu mulut terjadi antara pihak ormas dengan security mall. 

"Ada orang mengaku dari FBR nanya soal reklame iklan di MOI yang dipasang. Security sini pada Nggak tahu. Ini orang kesal, lama-lama memalak security di sini," kata Syamsuddin, Jumat (29/5/2015).

Sementara itu, FBR menolak disebut lakukan pemalakan pada security mall. Hadi, Ketua FBR menyebut anak buahnya hanya menanyakan kepada security soal koordinasi reklame yang terpasang di MOI. Tapi berbuntut pemukulan pada anakbuahnya. 

"Saya tekankan bukan malak, hanya mempertanyakan koordinasi sama siapa saja. Orang betawi gak ada yang bohong," kata Hadi.

Penyerangan sore tadi yang dilakukan FBR menyebabkan lima orang security mall luka-luka. Tidak hanya itu, FBR juga memecahkan kaca di lima loket karcis mal tersebut. Belum lagi, sebanyak 5 Closed Circuit of Television (CCTV) milik MOI, rusak berat.

Wakapolres Jakarta Utara, AKBP Asep Adi Saputra mengaku akan mendalami musabab terjadinya bentrokan.

"Ada dua orang, berkembang menjadi kelompok. Ini bentrokan antara petugas MOI dan anggota ormas. Kasus ini pun masih kami dalami tentang apa yang terjadi sebenarnya dan siapa pelakunya sebenarnya," ujarnya

Asep juga menyarankan otak pelaku penyerangan segera menyerahkan diri ke polisi. "Apabila tidak, kami akan memaksa pelaku tersebut. Kami akan segera menangkap" tegas Asep.


(REN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

4 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA