Harga Rumput Laut Nunukan Kembali Naik

Antara    •    Sabtu, 30 May 2015 11:46 WIB
rumput laut
Harga Rumput Laut Nunukan Kembali Naik
Rumput laut (ANTARA FOTO/Sahrul Manda Tikupadang)

Metrotvnews.com, Nunukan: Pembudidaya rumput laut di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, kembali bersemangat setelah harga kembali naik menjelang panen pekan ini. Sebelumnya, bisnis ini tak ada semangat lantaran harga mengalami penurunan.

Halim, pembudidaya rumput laut di Mamolo Kelurahan Tanjung Harapan, Nunukan, mengutarakan, sesama pembudidaya di daerah setempat bergembira setelah penawaran rumput laut oleh pedagang lokal mengalami kenaikan.

"Harga rumput laut sekarang naik lagi, makanya petani (pembudidaya) kembali bersemangat melakukan aktivitasnya," ujar dia, Sabtu (30/5/2015).

Selama lima bulan terakhir, harga rumput laut di Kabupaten Nunukan terus mengalami penurunan dari Rp13.000 per kilogram (kg) kering menjadi Rp6.500 per kg kering sehingga banyak pembudidaya gantung tali.

Langkah gantung tali dilakukan, kata Halim, karena pembudidaya mengalami kerugian akibat biaya operasional yang harus dikeluarkan seperti pemasangan bibit, bahan bakar minyak (BBM) dan upah pekerja lebih tinggi daripada harga penjualan.

"Untuk pemasangan bibit saja pekerja diberi upah Rp7.000 per tali ditambah biaya BBM dan upah pekerja (panen). Jadi, biaya operasional cukup tinggi sehingga pembudidaya terpaksa gantung tali," jelas dia.

Ia mengungkapkan, harga rumput laut sejak sepekan ini mengalami kenaikan menjadi Rp8.000 per kg kering sehingga masyarakat pembudidaya mulai lagi memasang tali miliknya. Halim mengharapkan, harga terus melonjak hingga bulan suci Ramadan, bahkan menjelang Idul Fitri 1436 Hijriah agar kebutuhan hidup dapat terpenuhi dari hasil penjualan.

"Jumlah bentangan yang dimiliki saat ini mencapai 1.000 tali dengan produksi bisa mencapai delapan ton sekali panen," pungkas dia.


(ABD)