Protes Anti-Islam di AS Dipenuhi Pendemo Bersenjata

Fajar Nugraha    •    Sabtu, 30 May 2015 14:56 WIB
protes anti-islam
Protes Anti-Islam di AS Dipenuhi Pendemo Bersenjata
Massa anti Islam yang membawa senjata (Foto: AFP)

Metrotvnews.com, Phoenix: Sekitar 250 orang melakukan protes anti-Islam di sebuah masjid di Phoenix, Amerika Serikat (AS). Namun aksi protes ini dihadapkan pada protes lawanan.
 
Protes ini diorganisir oleh seorang mantan prajurit Marinir AS, yang sempat berperang di Irak. Pria tersebut menyakini bahwa Islam adalah agama yang penuh dengan kekerasan. Demikian diberitakan Reuters, Sabtu (30/5/2015).
 
Dalam aksinya, veteran perang itu memimpin massa yang meneriakan perlawanan terhadap Islam. Aksi itu juga dipenuhi oleh warga yang membawa pistol, senapan otomatis, bendera Amerika dan bahkan karikatur Nabi Muhammad.
 
Sementara aksi tandingan juga hadir di depan masjid tersebut. Mereka membawa slogan yang mempromosikan cinta damai dan menunjukkan dukungan kepada warga Muslim dan masjid yang menjadi pusat aksi protes.
 
Protes itu berlangsung setelah sebulan lalu terjadi penembakan di luar kontes karikatur Nabi Muhammad, di Dallas. Dua dari pelaku penembakan itu tewas ditembak polisi.
 
Namun pada akhirnya, protes anti-Islam dan massa tandingannya itu berakhir damai. Tidak ada ketegangan yang terjadi antara kedua belah pihak.



(FJR)