Ahok Gandeng Akademisi Jaga Taman Ibu Kota

LB Ciputri Hutabarat    •    Sabtu, 30 May 2015 23:49 WIB
dki jakarta
Ahok Gandeng Akademisi Jaga Taman Ibu Kota
Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kenanga, Cideng--Metrotvnews.com/LB Ciputri Hutabarat

Metrotvnews.com, Jakarta: Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama 'Ahok' menyebutkan Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dibangun atas campur tangan akademisi. Namun peran akademisi tidak hanya boleh berhenti di pembangunan Taman Kenanga, Cideng saja.

Mantan Bupati Belitung Timur itu mengatakan campur tangan akademisi masih terus diperlukan. Terutama dalam menjaga RPTRA.

"Orang Jakarta kan kebiasaannya liar. Taman bisa dikuasai kelompok tertentu. Kalau bu Lurah yang datang bisa berantem. Nah kalau ini kan yang akademsi jadi wasit. Biar enggak berantam," tutur Ahok di Taman RPTRA Kenanga, Cideng, Jakarta Pusat, Sabtu (30/5/2015)

Beberapa univeristas memang terlibat dalam pembangunan Taman Kenanga ini. Akademisi dari Universitas Indonesia dan Universitas Pembangunan Nasional juga akan terus dilibatkan dalam perubahan konsep di taman-taman Ibu Kota.

"Dulu Pak Imam (Sosiolog UI Imam Prasodjo) persoalkan di taman Borobudur harusnya dibuat taman publik. Ke depannya, taman yang lain harus kita identifikasi lagi permasalahan di sekitarnya," harap Ahok.

Untuk diketahui, Pemerintah Provinsi DKI menargetkan untuk menambah RPTRA di 54 lokasi lagi. Dan untuk tahun depam, direncanakan akan dibangun sebanyak 150 taman RPTRA.


(SUR)