AS Larang Iklan Kartun Nabi Muhammad di Transportasi Publik

Willy Haryono    •    Minggu, 31 May 2015 11:35 WIB
penembakan as
AS Larang Iklan Kartun Nabi Muhammad di Transportasi Publik
Petugas berada di dekat kereta METRO di Washington, AS, 13 April 2015. AFP / PAUL J. RICHARDS

Metrotvnews.com, Washington: Hasil karya dari pemenang kontes menggambar kartun Nabi Muhammad tidak diperbolehkan muncul dalam bentuk iklan di sistem transportasi publik Washington DC, ibu kota Amerika Serikat. 

Aturan ini disampaikan otoritas Washington terhadap kartun kontroversial itu, yang memicu serangan mematikan di luar tempat berlangsungnya kontes di Texas sebulan lalu. 

Dua pria bersenjata berusaha membubarkan kontes tersebut, yang kemudian ditembak mati petugas. 

Larangan memunculkan kartun Nabi Muhammad memicu kemarahan Pamela Geller, orang di balik kontes menggambar tersebut. Ia menyebut pelarangan ini sebagai serangan terhadap kebebasan berbicara. 

Dalam situsnya, seperti dikutip AFP, Geller menegaskan "mengaku kalah di hadapan teror adalah kekalahan menyeluruh dan absolut."

Geller mengajukan permohonan pemasangan iklan bergambar kartun Nabi Muhammad ke Washington Metropolitan Area Transit Authority (WMATA). Namun, berdasarkan laporan The Washington Post, WMATA menundanya hingga akhir tahun ini. 



(WIL)