KPU Belum Bisa Pastikan Keikutsertaan Golkar di Pilkada Serentak

M Rodhi Aulia    •    Senin, 01 Jun 2015 07:32 WIB
golkar
KPU Belum Bisa Pastikan Keikutsertaan Golkar di Pilkada Serentak
KPU/MTVN

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum bisa memastikan keikutsertaan Partai Golkar dalam Pilkada serentak akhir tahun ini, kendati islah sudah tercapai antara kubu Aburizal Bakrie dan kubu Agung Laksono. Kepastian itu akan tampak saat pembukaan pendaftaran calon kepala daerah.

"Siapa yang bisa ikut atau tidak prosesnya akan ketahuan 26-28 Juli. Karena pada saat itu berkas calon diserahkan
dan nanti diverifikasi," kata Komisioner KPU Arief Budiman, dalam Bincang Pagi Metro TV, Senin (1/6/2015).

Arief menegaskan, pihaknya tetap menunggu keputusan Menkumham Yasonna Laoly. Arief sadar semua partai politik yang ada terdaftar di Kemenkumham. 

"Bajunya ada, tapi belum boleh dipakai dulu. Ini persoalan waktu. KPU memberi opsi ketiga, islah ini," tambah dia.

Dengan itu, KPU tetap mempertahankan PKPU Nomor 9 Tahun 2015. Arief beralasan itu semua untuk menjamin keberlangsungan Pilkada bagi suatu partai, mulai tahap pencalonan hingga keterpilihan mendatang. 

"Karena kami tidak mau, ketika proses ini berjalan ada yang tidak suka dan kalah. Kemudian digugat dan dipersoalkan, maka kegaduhan akan jauh lebih besar," terang dia.  

Meski demikian, dengan adanya kesepakatan yang disaksikan langsung Wapres dan Senior Golkar Jusuf Kalla itu, setidaknya dapat membuat KPU senang dan tenang. Pasalnya, KPU RI sering mendapatkan berondong pertanyaan ketika berkunjung ke daerah, tentang polemik tujuh bulan terakhir ini.

"Saya berharap langkah ini terus berproses dan maju," pungkas dia.


(OJE)