Parpol yang Belum Inkracht Dapat Ikut Pilkada Serentak, Asal...

Indriyani Astuti    •    Senin, 01 Jun 2015 10:01 WIB
pilkada serentak
Parpol yang Belum <i>Inkracht</i> Dapat Ikut Pilkada Serentak, Asal...
Ilustrasi--MI/Ramdani

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengatakan partai politik belum memiliki putusan inkracht dapat mengikuti pilkada serentak. Syaratnya perlu satu kepengurusan yang didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM.
 
"Apabila tidak mau menunggu putusan inkracht (berkekuatan hukum tetap), maka perlu melakukan kesepakatan damai atas satu kepengurusan yang selanjutnya kepengurusan ini didaftarkan ke Kementerian Hukum dan HAM,” ujar Anggota Komisi Pemilihan Umum Hadar Nafis Gumay ketika dihubungi Media Indonesia, Minggu, 31 Mei.

KPU, sambung Hadar, hanya akan menerima satu kepengurusan dari upaya kesepakatan damai yang dilakukan partai politik yang tengah bersengketa. "SK kepengurusan ini yang dapat digunakan dalam pendaftaran pasangan calon, bukan SK terakhir yang ada di Kementerian Hukum dan HAM, karena SK tersebut masih disengketakan,” tutup Hadar.

Sebelumnya diketahui ada dua partai politik yang masih berkonflik. Dua partai tersebut yaitu Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan partai Golkar.

Sabtu 30 Mei kemarin, dua kubu Partai Golkar telah sepakat menandatangani islah untuk menjamin keikutsertaan Golkar dalam pilkada di kediaman Wakil Presiden sekaligus Sesepuh Golkar Jusuf Kalla.

Dalam islah tersebut, tak tercapai kesepakatan soal islah pengurus. Kedua kubu hanya sepakat berdamai dalam menentukan calon di Pilkada Serentak 9 Desember 2015.


(YDH)

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

Adik Gamawan Fauzi 'Digarap' KPK

9 minutes Ago

Azmin akan menjadi saksi untuk tersangka Direktur Utama PT Quadra Solution Anang Sugiana Sudiha…

BERITA LAINNYA