Sanksi FIFA Bikin Omzet Pedagang Jersey Jeblok

Roni Halim    •    Senin, 01 Jun 2015 10:59 WIB
fifa
Sanksi FIFA Bikin Omzet Pedagang <i>Jersey</i> Jeblok
Ilustrasi pedagang kaos jersey. ANTARA FOTO/JESSICA WUYSANG

Metrotvnews.com, Bandung: Tak hanya para pemain yang merasakan dampak dari sanksi yang dijatuhkan FIFA terhadap persepakbolaan Indonesia dan dihentikannya liga Indonesia.

Para pedagang jersey dan aksesori klub peserta liga juga mengalami kerugian, di mana omzet penjualan mereka menurun drastis. Seperti terlihat di kawasan Stadion Sidolik, tempat kesebelasan Persib Bandung berlatih.

Aktivitas para pedagang jersey dan aksesori klub peserta liga Indonesia yang berada di luar stadion ini sepi dari pembeli. Sepinya penjualan jersey ini, telah dirasakan oleh para pedagang di kawasan tersebut setelah Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrowi membekukan aktivitas PSSI dan liga Indonesia dihentikan.

Tak cukup sampai di situ, kerugian para pedagang ini juga bertambah karena adanya sanksi "tambahan" dari FIFA. Biasanya sebelum adanya pembekuan dan sanksi dari FIFA, penjualan berbagai kaos ataupun aksesori bola di kawasan ini sangat ramai. Pedagang pun bisa memperoleh uang hasil penjualan sebesar Rp2 juta.

Namun, sejak adanya sanksi dan pembekuan liga Indonesia, omzet penjualan mereka menurun drastis. Bahkan, sehari hanya bisa mendapatkan uang dari penjualan kaos sebesar Rp200 ribu.

"Kita berharap kepada pemerintah agar konflik antara PSSI dan Kemenpora cepat selesai. Liga Indonesia bisa jalan kembali, sehingga penjualan bisa normal kembali," tegas Erik, salah satu pedagang jersey, di Bandung, Senin (1/6/2015).


(AHL)