Cerita Sopir Taksi Jujur Temukan Uang Rp100 Juta

Tri Kurniawan    •    Senin, 01 Jun 2015 16:27 WIB
taksi express
Cerita Sopir Taksi Jujur Temukan Uang Rp100 Juta
Suharto. Foto: Express Taksi

Metrotvnews.com, Jakarta: Seorang sopir taksi nomor polisi B 1020 BTA Suharto, 54, menemukan tas kecil berisi uang Rp100 juta tertinggal di taksinya. Ia sadar uang itu bukan haknya dan dikembalikan ke pemiliknya.

26 Mei sekitar pukul 02.00 WIB, warga asli Cirebon, Jawa Barat, itu buru-buru mau pulang karena sedang sakit perut. Saat melintasi Kuningan, tepatnya di depan AXA Tower, ia disetop sepasang suami istri yang diketahui bernama Leonard Dela Torre dan Liyani.

Menurut Suharto, Leonard warga Australia sedangkan Liyani warga Indonesia. Keduanya duduk di kursi belakang dan meminta diantar ke Sudirman Park Apartemen.

"Dia turun buru-buru mungkin karena ngantuk, saya juga buru-buru karena mau buang air besar," kata Suharto kepada Metrotvnews.com, Senin (1/6/2015).

Suharto tinggal di Jalan Muhammad Kahfi I, Ciganjur, Jakarta Selatan. Ia mengontrak rumah bersama tiga anak dan istrinya. Setelah mengantar Leonard dan istri, ia bergegas pulang. Di tengah perjalanan, Suharto kembali dapat penumpang.

"Saya sempat isi bensi di Kuningan. Di tengah perjalanan saya dapat penumpang dari Mampang ke Buncit tapi duduk di depan. Kira-kira pukul tiga kurang," terangnya.



Tiba di kontrakan, ia sibuk buang air besar, mandi, dan berwudhu karena waktu salat Subuh segera tiba. "Pas saya lagi istirahat nunggu salat Subuh, saya ditelepon kantor pusat 'Ada nemu barang ketinggal enggak'," ceritanya.

Suara seseorang dari kantor pusat mengatakan bahwa barang penumpang yang tertinggal berisi uang ratusan juta. Suharto tidak bisa bilang iya atau tidak karena memang tidak tahu.

Selesai salat Subuh, Suharto mengambil seragam lalu mengecek taksinya yang diparkir di pinggir jalan karena kontrakannya ada di gang kecil. "Saya lihat ada tas," cetusnya.

Dia mengaku tidak berani membuka tas itu. Ia lantas berangkat ke pangkalan taksi yang lokasinya tidak terlalu jauh. Disaksikan beberapa orang, tas itu dibuka. Ternyata ada amplop putih berisi banyak uang dollar Australia. Jumlahnya sekitar Rp100 juta.

"Di pangkalan dihitung, dibuatkan berita acara, bawa surat dua lembar untuk ditandatangani pemilik barang," ujarnya.

Uang itu lantas dikembalikan ke Leonard. Tidak terlintas di pikiran Suharto menilep uang itu. "Itu kan bukan hak saya. Bagaimana kalau uang itu punya saya terus diambil orang lain, mau enggak? Kita berkaca pada diri kita sendiri saja," cetusnya.

Bagi Suharto, dalam hidup yang paling penting berbuat sebaik mungkin. Suharto tak menampik dirinya butuh uang, tapi bukan dengan mencuri milik orang lain.

"Saya dapat narik semua uang saya berikan ke istri. Pokoknya hidup harus yang benar dan jujur. Padahal kalau mikir butuh, kebutuhan saya juga banyak," tuturnya.

Suharto mengaku ini bukan pertama kali menemukan uang milik penumpang. Istrinya tidak pernah buta hati melihat uang banyak milik penumpang.

"Ini sudah tiga kali saya temukan uang ketinggalan. Dulu lebih besar lagi. Saya pernah temukan uang USD20 ribu dan Rp9.990 ribu," pungkasnya.


(TRK)