Amir Sebut Denny Gelar Belasan Rapat Tersembunyi Bahas Payment Gateway

Lukman Diah Sari    •    Senin, 01 Jun 2015 16:51 WIB
denny indrayana
Amir Sebut Denny Gelar Belasan Rapat Tersembunyi Bahas <i>Payment Gateway</i>
Amis Syamsuddin, Yasonna Laoly dan Denny Indrayana---MI/Rommy Pujianto

Metrotvnews.com, Jakarta: Mantan Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsudin mengaku dicecar penyidik soal rapat-rapat dalam persiapan Payment Gateway. Amir mengaku, banyak rapat yang dilangsungkan tanpa dirinya.

"Kehadiran saya hanya konfirmasi mengenai kegiatan dan rapat persiapan payment gateway. Dan itu saya jelaskan," ujar Amir usai diperiksa sebagai saksi kasus payment gateway di Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Senin (6/1/2015).

Amir mengakui, banyak rapat terkait payment gateway yang dilakukan Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana tanpa memberitahukan kepada dirinya selaku Menkumham. Lantaran itu, Amir mengaku sering absen.

"Saya mendapatkan informasi pertama sejak Juli, itu saja. Jadi ada belasan rapat yang saya tidak pernah tahu, dan tidak hadir," ungkap dia.

Amir menegaskan, kesemua rapat yang dilakukan Denny selalu tersembunyi dan tanpa izin. "Kalau rapat saja tidak hadir, bagaimana mau tahu. Rapat masa mesti izin, ya kalau saya tahu," tegas Amir.

Bareskrim Polri sebelumnya melakukan penyidikan terhadap proyek sistem pembayaran online dalam pembuatan paspor atau proyek Payment Gateway. Kasus ini melibatkan Denny Indrayana, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dugaan korupsi Proyek Payment Gateway di Direktorat Jenderal Imigrasi tahun anggaran 2014. (Baca: Perjalanan Proyek Payment Gateway)

Penyidik sempat menggeledah ruangan yang digunakan Denny Indrayana. Penggeledahan di lantai 5 Gedung Imigrasi ini tidak dapat diliput media. Penyidik mengantongi hasil audit BPK yang menemukan adanya kejanggalan dari proyek Payment Gateway setelah mendapatkan temuan dari hasil audit terhadap Ditjen Imigrasi Kemenkumham tahun 2014. (Baca: Denny Indrayana dan Proyek Berisiko)

Belakangan terungkap, ada fraud atau kecurangan dalam proyek itu. Makna fraud bisa berarti penyimpangan atau ketidakberesan yang terjadi di tubuh organisasi. (Baca: Ada Fraud di Proyek Payment Gateway)


(TII)