BI Hapuskan Kewajiban Bank Pelihara Rasio PDN Tiap 30 Menit

Eko Nordiansyah    •    Senin, 01 Jun 2015 17:27 WIB
bank indonesia
BI Hapuskan Kewajiban Bank Pelihara Rasio PDN Tiap 30 Menit
Ilustrasi Bank Indonesia -- FOTO: Antara/Rudi Mulya

Metrotvnews.com, Jakarta: Kepala Task Force Pendalaman Pasar Keuangan Bank Indonesia (BI) Nanang Hendarsah mengatakan, BI melakukan perubahan terhadap Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor 5/13/PBI/2003 Tentang Posisi Devisa Neto (PDN) Bank Umum.

Jika sebelumnya, kewajiban memelihara PDN dibatasi maksimal 20 pesen dari modal, dan PDN wajib dijaga di bawah batas maksimal setiap 30 menit dan pada akhir hari, maka kewajiban memelihara rasio PDN 30 menit dihapus, sementara kewajiban memelihara rasio PDN sampai pada akhir hari tetap berlaku.

"Ketentuan Pasal 3, yang mengatur kewajiban bank untuk memelihara rasio PDN 30 menit dihapus. Sementara kewajiban memelihara rasio PDN sampai pada akhir hari tetap berlaku," ujarnya di Gedung BI, Jalan MH Thamrin Nomor 2, Jakarta Pusat, Senin (1/6/2015).

Dirinya menambahkan, keharusan menutup posisi gap dalam waktu 30 menit menyebabkan transaksi terpaksa dilakukan dengan harga yang kurang optimal. Sehingga menimbulkan kesulitan bagi bank dalam melakukan pass on/mengurangi gap dalam waktu 30 menit.

"Dengan dihapuskannya PDN 30 menit, bank diharapkan memiliki fleksibilitas dalam mengelola risiko nilai tukar dengan tetap menjalankan prinsip kehati-hatian dan manajemen risiko," jelas dia.

Adapun ketentuan PDN dilakukan untuk membatasi gap antara aset dan kewajiban per mata uang asing yang dimiliki bank, sehingga risiko akibat pergerakan mata uang menjadi terkendali.

Sementara itu, pengaturan PDN dikeluarkan oleh BI dengan konsideren makro dan mikro. "Secara makro, mendukung kestabilan nilai tukar Rupiah dan sistem keuangan. Sementara secara mikro, mendukung pengelolaan risiko pasar bank, khususnya risiko nilai tukar," pungkasnya.


(AHL)