Pemkot Solo Bangun Pasar Ramah Difabel

Pythag Kurniati    •    Senin, 01 Jun 2015 20:23 WIB
pasar tradisional
Pemkot Solo Bangun Pasar Ramah Difabel
Wali Kota Solo FXHady Rudyatmo mengunjungi Pasar Rakyat Tanggul. Metrotvnews/Pythag Kurniati

Metrotvnews.com, Solo: Pemerintah Kota Solo meresmikan Pasar Rakyat Tanggul, Kecamatan Jebres, Kota Solo, Jawa Tengah. Selain ramah lingkungan, pasar ini diklaim ramah terhadap kaum difabel.

"Kami menyediakan beberapa fasilitas seperti travelator untuk memudahkan akses para penyandang difabel," kata Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, saat meresmikan pasar tersebut, Senin (01/06/2015).

Pasar seluas 2.400 meter persegi ini dirancang agar semua kalangan masyarakat bisa mengakses dengan mudah. Konsep hemat energi diterapkan dalam pembangunan pasar ini.

Kepala Dinas Pengelolaan Pasar Kota Solo, Subagiyo, mengatakan pasar dirancang sedemikian rupa agar pada siang hari tak diperlukan lagi penerangan.

"Kami juga mengupayakan agar tanpa pendingin pun pasar sudah sejuk. Jadi, selain ramah difabel, juga ramah lingkungan," ungkapnya.

Atap pasar sengaja dibangun dengan desain yang memungkinkan sinar matahari masuk. Sedangkan sisi-sisi pasar dibiarkan terbuka hingga memudahkan pertukaran udara.

Pasar Rakyat Tanggul terdiri dari dua lantai dan diisi oleh 399 pedagang. Keberadaan Pasar ini menggenapi jumlah keberadaan pasar tradisional di Solo, yaitu sebanyak 44 pasar.

Pemkot Solo menghabiskan dana Rp14,6 miliar untuk membangun pasar ini. Diperkirakan pasar ini bisa menyumbang pendapatan asli daerah sebesar Rp125 juta per tahun.
 


(UWA)