Galang Dana Korban Gempa Nepal, Puluhan Dokter RSUP Sardjito Main Ketoprak

Ahmad Mustaqim    •    Selasa, 02 Jun 2015 16:17 WIB
gempa nepal
Galang Dana Korban Gempa Nepal, Puluhan Dokter RSUP Sardjito Main Ketoprak
Foto: Ilustrasi pementasan seni ketoprak/ MI_Atet Dwi Pramadia

Metrotvnews.com, Yogyakarta: Sebanyak 10 dokter mata dari Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito, Sekip, Daerah Istimewa Yogyakarta, ikut serta dalam pentas seni ketoprak. Kepala Persatuan Dokter Mata Indonesia DIY Suhardjo mengatakan pementasan ketoprak ini guna menggalang dana untuk korban gempa Nepal pada 15 Mei lalu.

"Sebagian gaji dokter Indonesia telah disumbangkan untuk korban. Kami harap bisa membantu meringankan beban," kata Suhardjo di Yogyakarta, Selasa (2/5/2015).

Suhardjo mengatakan selama ini hubungan Indonesia dan Nepal sangat baik. Nepal pernah memberikan sumbangan kornea mata untuk pasien di Indonesia. Padahal sulit untuk mencari kornea mata di Indonesia. Untuk meminta bantuan ke negara lain membutuhkan biaya besar yakni 1.500 dolar Amerika per kornea.

"Namun dari Nepal bisa menyediakan itu dengan hanya minta biaya 300 dolar Amerika. Nepal bisa menyediakan hingga ratusan kornea mata," ujarnya.

Pentas seni ketoprak akan digelar 7 Juni 2015, pukul 18.00 WIB, di Gedung Societet, Taman Budaya Yogyakarta. Seniman yang akan terlibat di antaranya Marwoto, Susilo Nugroho alias Den Baguse Ngarso, dan Yustiningsih alias Yu Beruk.

Sementara itu, naskah yang akan dipentaskan para dokter mata itu berjudul 'Keris Mataram'. Naskah yang memiliki cerita panjang itu akan diambil penggalan cerita penting yang mengisahkan terjadinya sebuah bencana dan akan dikemas dengan humor.

Istri Wali Kota Yogyakarta, Anna Hariyadi juga menyatakan akan ikut bermain dalam pementasan itu. Ia berharap penonton tak sekadar melihat ketoprak humor namun melihat kondisi Nepal dan memberikan bantuan. "100 persen akan diberikan untuk korban gempa Nepal," katanya.


(TTD)

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

KPK Hormati Putusan Sela Praperadilan Novanto

21 hours Ago

KPK akan tetap menghadapi proses persidangan selanjutnya yang masuk dalam tahap pembuktian.

BERITA LAINNYA