Sabu Senilai Rp2,8 M Pesanan Napi di Lapas Banceuy

Lukman Diah Sari    •    Rabu, 03 Jun 2015 13:57 WIB
narkoba
Sabu Senilai Rp2,8 M Pesanan Napi di Lapas Banceuy
Kabag Humas BNN Kombes Pol Slamet Pribadi--Metrotvnews.com/Lukman Diah Sari

Metrotvnews.com, Jakarta: Sabu seberat lebih dari 2,1 kilogram diamankan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Tanjung Priok. Barang haram tersebut diduga pesanan dari seseorang narapida di Lembaga Pemasyarakatan Banceuy, Bandung.

"Diduga ada kaitan dengan jaringan di Lapas Banceuy. Yang diduga dipesan oleh warga binaan bernama AA di Lapas Karawang," beber Kabag Humas BNN Kombes Pol Slamet Pribadi di Pangkalan Sarana Operasi Bea dan Cukai, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (3/6/2015).

Dijelaskan Slamet, barang haram senilai Rp2,828 miliar ini dikirim dari Hong Kong, Singapura. Namun asal pengirim dari Tiongkok. "Jadi ini belum sampai ke tangan yang bersangkutan, sudah kita cegah lebih dulu oleh kita," ucapnya.

Sabu yang diselundupkan dari jalur laut menggunakan housing unit CCTV ini, diungkap Slamet, adalah modus lama. Sebelumnya, BNN telah mengamankan sabu dengan modus serupa.

Sabu yang diduga bakal dikirim ke Banceuy itu, disembunyikan dalam enam housing unit CCTV dengan masing-masing unit menampung dua paket besar sabu yang dibungkus plastik hitam dan alumunium foil.

Meskipun diketahui diduga pesanan warga binaan, untuk tersangka pengirim masih dalam pengembangan. Semetara tersangka AA yang diduga sebagai penerima, telah disangkakan hukuman maksimal, yakni mati. "Pasal 114 ayat 2, Pasal 112 ayat 2 tentang narkotik. Ancamannya hukuman mati atau seumur hidup," tukas Slamet.

Namun menurut dia, dugaan bahwa sabu ini adalah pesanan dari seseorang di Lapas Banceuy masih akan didalami. "Ini masih kita dalami, apa akan dikirim ke Banceuy. Ini diduga pesanan warga binaan AA di Lapas Karawang," tegasnya.


(YDH)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA