Pelibatan Polri dan Kejaksaan untuk Hasilkan Komisioner KPK Berintegritas

Yogi Bayu Aji    •    Rabu, 03 Jun 2015 14:35 WIB
pansel kpk
Pelibatan Polri dan Kejaksaan untuk Hasilkan Komisioner KPK Berintegritas
Juru Bicara Pansel KPK Betti S. Alisjahbana. Foto: Ramdani/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Panitia Seleksi (Pansel) Pimpinan KPK melibatkan Polri dan Kejaksaan untuk menelusuri rekam jejak calon komisioner KPK. Pansel tak mau ada cela yang bisa dimanfaatkan pihak tertentu untuk mengkriminalisasi Pimpinan KPK.

"Kita akan gandeng Polri, Kejaksaan, PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan), KPK sendiri, dan masyarakat. Jadi kita akan gandeng berbagai pihak," kata Juru Bicara Pansel KPK Betti S. Alisjahbana kepada wartawan, Rabu (3/6/2015).

Menurut dia, hal ini dilakukan untuk meminimalisasi kemungkinan kriminalisasi terhadap pimpinan KPK ke depan. Pasalnya, dua Pimpinan nonaktif KPK, Abraham Samad dan Bambang Wijojanto, dipolisikan terkait kasus yang terjadi di masa lalu.

"Agar kita bisa memperkecil masalah di kemudian hari dan mendapatkan yang berintegritas," jelas Betti.

Pansel KPK, kata Betti, juga sudah menerima masukan dari KPK dan Pansel terdahulu untuk proses seleksi nanti. Mereka ingin memperbaiki mekanisme pemilihan calon pimpinan KPK yang nantinya akan dilimpahkan ke DPR.

Salah satu masukan yang mereka terima adalah soal kompetensi yang dibutuhkan pimpinan KPK. Hal itu berdasarkan kajian yang dibuat KPK pada 2014. Kajian ini, kata dia, sedang digodok Pansel KPK.


(KRI)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

1 week Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA