Keluarga Mallarangeng Tuntut Menkeu Minta Maaf

   •    Rabu, 20 Feb 2013 18:53 WIB
Keluarga Mallarangeng Tuntut Menkeu Minta Maaf

MI/Rommy Pujianto/fz

Metrotvnews.com, Jakarta: Juru Bicara keluarga Mallarangeng, Rizal Mallarangeng mendesak Menteri Keuangan Agus Martowardojo untuk meminta maaf atas pernyataannya yang dinilai mendiskreditkan adiknya, Andi Zulkarnaen (Choel) Mallarangeng.

Sebelumnya, Menkeu mengatakan bahwa Choel menerima uang di kantor mantan Menpora Andi Alfian Mallarangeng. "Pak Agus harus minta maaf pada Choel. Choel tidak pernah menerima uang di kantor kakaknya," kata Rizal saat konferensi pers di Kantor Freedom Institute, Jakarta, Rabu (20/2).

Menurut Celi panggilan Rizal, mengatakan, Agus harus berhati-hati atas pernyataannya. Apalagi, Agus tidak memiliki bukti yang jelas. "Jadi jangan pernah ngomong sembarangan juga karena dia Menkeu," kata Celi.

Ucapan Agus, yang menuding Andi Mallarangeng bertanggung jawab, dan soal sindiran Choel menerima uang dari di ruangan Menpora, kata Celi, harus diluruskan. Namun demikian, ia tidak akan menempuh langkah hukum terhadap Menkeu.

"Saya tidak ada niat melaporkan pencemaran nama baik ke polisi. Cukup meminta maaf saja Pak Agus," jelas Celi.

Ia kembali mengingatkan, jika Agus tidak mengucurkan dana untuk proyek Hambalang, tidak akan ada masalah yang melibatkan banyak orang. Oleh karena itu, Celi memaksa Agus untuk membuka pihak mana yang menekan Menkeu untuk mengucurkan dana.

"Ia harus jawab. Pak Agus, Anda bukan robot yang memberi apa saja kepada menteri yang meminta. Mengapa tidak Anda cek? Menteri PU dan Menpora tidak tanda tangan. Pak Agus harus minta maaf pada Choel. Choel tidak pernah menerima dana di kantor kakaknya. Jadi jangan ngomong sembarangan juga, walau Anda Menteri Keuangan," tukasnya.

Ia menyebutkan, proses pencairan anggaran dilakukan dengan tidak dilengkapi tanda tangan Menteri PU dan Menpora. Apalagi DPR juga belum setuju.

"Kok kamu turunkan uangnya? Itu mengambil uang negara tanpa seizin DPR. Saya tak heran jika Pak Agus berkelit. Kalau dia mengakui, dia akan berhadapan dengan undang-undang yang lebih tinggi. Mari kita lihat jiwa besarnya," tegas Celi.

Ia mengatakan, jika KPK jeli, Direktur PT Adhi Karya Mahfud Suroso, Direktur PT Dutasari Citra Laras Teuku Bagus dan eks Sesmenpora Wafid Muharam seharusnya tahu mengenai serba-serbi mengenai Hambalang. "Atau apakah ada pimpinan komisi X (DPR RI) yang mengatakan ke Agus untuk mencairkan dana (Rp 1,2 Triliun) dan bilang nanti kita yang bereskan (persetujuan DPR)," tukasnya.

Pada Selasa (19/2) malam, Agus seusai diperiksa KPK menyebut sepenuhnya yang bertanggungjawab dalam proyek Hambalang ada di tangan Menpora yang menjabat. Soal kenaikan anggaran juga diatur Kemenpora dan DPR. (Donny Andhika AM/Agt)


KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

6 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA