Menristek Sebut Semua Ijazah University of Berkeley Palsu

Githa Farahdina    •    Rabu, 03 Jun 2015 18:48 WIB
ijazah palsu
Menristek Sebut Semua Ijazah University of Berkeley Palsu
Menristek Dikti Muhammad Nasir. Foto: ANTARA/Wahyu Putro

Metrotvnews.com, Jakarta: Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohammad Nasir sama sekali tak menganggap ijazah yang dikeluarkan University of Berkeley sebagai ijazah legal. Pasalnya, ijazah hasil kerja sama dengan mafia pendidikan ini mencoreng dunia pendidikan negeri ini.

"Tidak berlaku (ijazah). Kalau Berkeley kita anggap palsu semua (ijazah)," tegas Nasir usai menggelar konferensi pers di Kantor Dikti, Senayan, Jakarta, Rabu (3/6/2015).

Nantinya, tambah Nasir, para penjahat dunia pendidikan ini akan dijerat Undang-undang (UU) Nomor 12 tahun 2012.

"UU 12 tahun 2012 di situ memperbaiki UU 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional," tambah Nasir.

Universitas yang tidak berhak mengeluarkan ijazah, tegas Nasir, akan dihadapkan pada persoalan hukum, yakni pidana.

"Pasal 92 nanti lebih jelas," tambahnya.

Sebelumnya, Menristek Dikti juga telah memberi saksi pada STIE Adhy Niaga. Kampus ini tak diperkenankan menerima mahasiswa baru dan atau pindahan, tidak diperkenankan melakukan aktivitas perkuliahan dan tidak diperkenankan menggelar wisuda.


(MBM)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA