Setelah 8 Tahun, Enam WNI Bebas dari Ancaman Eksekusi Mati

Fajar Nugraha    •    Rabu, 03 Jun 2015 18:59 WIB
wni
Setelah 8 Tahun, Enam WNI Bebas dari Ancaman Eksekusi Mati
Ilustrasi AFP

Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah menjalani tahanan selama delapan tahun di Arab Saudi, enam warga negara Indonesia (WNI) akhirnya dibebaskan. Mereka lolos dari eksekusi mati.

Kepulangan enam orang asal Banjar ini, menandai perjalanan panjang diplomasi dua generasi. Lima dari dari WNI itu merupakan WNI Overstayer, sementara satu orang lainnya merupakan fasilitator.

Keenamnya didakwa atas kasus pembunuhan imigran asal Pakistan, Zubair bin Hafiz Ghul Muhammad di Makkah. Kasus ini menjadi pemberitaan besar di Arab Saudi pada November 2006.

Pada 2009 keenamnya divonis hukuman mati dan dipenjara di Penjara Makkah Al Mukarromah. Hakim sempat menunda pelaksanaan hukuman, karena menunggu putri korban yang bernama Zahra binti Zubair bin Hafidz Ghul Muhammad tumbuh dewasa.

Bebasnya enam orang WNI dari hukuman ini berjalan dengan negosiasi panjang dan semuanya diampuni oleh keluarga korban. Pihak KJRI Jeddah terus mendekati keluarga demi pembebasan keenam orang ini.

"Pada 2013 ada tanda-tanda dari pihak keluarga mau memaafkan. Mereka maafkan tanpa syarat dan diputuskan pengadilan di Makkah pada Januari," ujar Konsul Jenderal RI Jeddah Dhamarkirty, di ruang Palapa, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Rabu (3/6/2015).

"Hakim ingatkan almarhum punya anak berusia 8 tahun, maka hakim bilang, 'tolong pikirkan masa depan anak'.  Maka diupayakan diyat sharqi 400,000 real atau sekitar Rp1,3 miliar," lanjutnya.

Dhamarkirty menambahkan selama delapan tahun di penjara, ini kesempatan sehingga berlima ini mereka bisa lebih kreatif dalam hidup dan tidak mengulangi perbuatannya.

WNI bernama Saiful Mubarok, Sam ani Muhammad, Muhammad Mursyidi, Ahmad Zizi Hartati, Abdul Aziz Supiyani dan satu orang fasilitator Muhammad Daham Arifin ini melakukan pembunuhan terhadap warga Pakistan tersebut karena kesal korban menggoda salah satu istri pelaku.

Kesal, pelaku membunuh korban dengan cara mengeroyoknya. Tidak puas dengan membunuh, para pelaku pun menyemen korban di tembok.

 


(FJR)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

5 days Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA