Jangan karena Oknum Penyidik, Tunjangan Polri tak Naik

Damar Iradat    •    Rabu, 03 Jun 2015 19:14 WIB
polri
Jangan karena Oknum Penyidik, Tunjangan Polri tak Naik
Adrianus E Meliala saat sarasehan dalam rangka ulang tahun ke-10 Kompolnas di kantor Kompolnas, Rabu 3 Juni 2015. Antara Foto/Rosa Panggabean

Metrotvnews.com, Jakarta: Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menganggap keinginan anggota Polri mendapat kenaikan tunjangan wajar. Masyarakat diharapkan tidak mempermasalahkan tuntutan itu.

"Jabatan di Polri itu ada 1.500 jabatan. Yang kontroversial itu cuma penyidik, yang sering jadi buah bibir," kata Komisioner Kompolnas Adrianus Meliala kepada Metrotvnews.com di kantor Kompolnas, Jalan Tirtayasa, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (3/6/2015).

"Jangan sampai yang lain yang sudah kinerja benar menjadi tersandera. Jadi, saya rasa wajar jika Polri meminta kenaikan tunjangan kinerja," lanjut dia.

Guru Besar Kriminologi FISIP Universitas Indonesia itu juga meminta masyarakat bisa melihat tuntutan ini secara komprehensif. "Saya harap masyarakat jangan melihat dari penyidik. Melihat kinerja secara komperehensif," paparnya.

Sebelumnya, Asisten Kapolri Bidang Perencanaan Umum dan Pengembangan (Asrena) Irjen Tito Karnavian meminta Kompolnas menyampaikan aspirasi tersebut kepada Presiden Joko Widodo.

"Saya percaya jika tunjangan kinerja bisa naik, kultur kerja di Kepolisian berubah. Saat ini banyak polisi yang berebut jabatan untuk mendapat gaji yang lebih," tegasnya.


(TRK)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA