Ijazah S1 Palsu Lebih Berbahaya daripada Ijazah S2 dan S3

Intan fauzi    •    Rabu, 03 Jun 2015 19:43 WIB
ijazah palsu
Ijazah S1 Palsu Lebih Berbahaya daripada Ijazah S2 dan S3
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. (Foto: MI/ Bary Fathahillah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Maraknya ijazah palsu membuat Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB), Yuddy Chrishnandi mengeluarkan surat edaran agar ijazah setiap pagawai negeri sipil (PNS) dicek ulang. Yuddy mengibaratkan penggunaan ijazah palsu seperti mencuri start.

Menurutnya, tingkatan penggunaan ijazah palsu paling merugikan negara ialah jenjang S1 atau sarjana. Sebab, akan mempengaruhi jabatan, tingkatan hingga tunjangan pegawai.

"Lulusan SMA kan jabatannya 2a, S1 dapat 3a, naiknya juga lumayan, perbedaan tunjangannya tinggi dari lulusan SMA dan S1," terang Yuddy.

Berbeda jika pegawai tersebut menggunakan ijazah palsu untuk jenjang S2 atau S3, pegawai tersebut hanya naik satu tingkat.

"S2 dan S3 tidak terlalu pengaruh tunjangannya. Yang paling merugikan ya S1 loncat dari 2a ke 3a," jelas Yuddy.

Seperti diketahui, Menpan RB mengeluarkan surat edaran no. 3 tahun 2015 agar kementerian, lembaga dan pemerintah daerah mengecek ulang ijazah pegawainya. Jika terbukti menggunakan ijazah palsu, maka pegawai tersebut akan dicopot dari jabatannya.


(MEL)

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

KPK Setorkan Rp2,286 Miliar ke Kas Negara

6 days Ago

Uang berasal dari uang pengganti terpidana kasus korupsi proyek KTP-el Andi Agustinus alias And…

BERITA LAINNYA