Polri Belum Punya Saksi untuk Praperadilan Novel Baswedan

Deny Irwanto    •    Rabu, 03 Jun 2015 20:15 WIB
praperadilan
Polri Belum Punya Saksi untuk Praperadilan Novel Baswedan
Penyidik KPK Novel Baswedan di sidang perdana praperadilan. (Foto: MI/ Bary Fathahilah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Polri sebagai termohon dalam gugatan praperadilan yang diajukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan mengaku belum mendapatkan saksi untuk dihadirkan dalam sidang lanjutan besok.

"Sampai sekarang belum ada, yang jelas nanti dari verbal lisan kita ajukan yah," Kata Anggota tim kuasa hukum Mabes Polri Joel Baner Tundan, usai persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Rabu (3/6/2015).

Dalam perkara ini, Joel mengatakan Polri tak akan menghadirkan korban penembakan yang diduga dilakukan oleh Novel sebagai saksi. Sebab, Joel menilai hal itu tak termasuk ranah praperadilan.

"Korban tidak dihadirkan, karena tidak masuk dalam perkara pokok, kan ini menyangkut penangkapan dan penahanan. Supaya masalah ini tidak bergeser, inikan praperadilan mengenai penangkapan dan penahanan, bukan masalah penganiayaan," bebernya.

Joel menegaskan, bukan menjadi perkara sulit untuk mencari saksi untuk dihadirkan dalam persidangan. Namun dia memastikan Polri pasti menghadirkan saksi, paling sedikit dua orang.

"Sehari cukup nyari saksi, verbal lisan paling dua orang cukup kita ajukan, saksi ahli nanti kita lihat dulu perkembangan besok," tandasnya.

Praperadilan diajukan Novel terkait penetapan status tersangka oleh Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Permohonan praperadilan beregister perkara 37/pid.prap/2015 PN Jaksel ini meminta majelis hakim agar menyatakan penangkapan dan penahanan atas Novel Baswedan tidak sah.

Sebelumnya, Novel digelandang penyidik Bareskrim Polri pada Jumat 1 Mei dini hari dari kediamannya. Novel dijadikan tersangka atas kasus dugaan penembakan pelaku pencurian sarang burung walet saat menjadi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, pada 2004. Kasusnya sempat ditunda pada 2012 atas permintaan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Namun, kasus ini diusut kembali oleh Polda Bengkulu. Pengusutan kasus tersebut dilakukan oleh Bareskrim dengan alasan berdekatan dengan tempat tinggal.




(MEL)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA