Bukti Senjata Api Bakal Dibawa Polisi di Praperadilan Novel Baswedan Besok

Deny Irwanto    •    Rabu, 03 Jun 2015 20:32 WIB
praperadilan
Bukti Senjata Api Bakal Dibawa Polisi di Praperadilan Novel Baswedan Besok
Penyidik KPK Novel Baswedan di sidang perdana praperadilan. (Foto: MI/ Bary Fathahilah)

Metrotvnews.com, Jakarta: Polri sebagai termohon dalam gugatan praperadilan yang diajukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan membawa puluhan bukti dokumen yang diajukan kepada hakim tunggal Zuhairi. Anggota tim kuasa hukum Mabes Polri, Joel Baner Tundan mengatakan, dokumen itu terdiri dari berkas pemeriksaan saksi hingga hasil uji balistik Mabes Polri.

"Ada 57, terkait bukti surat pemeriksaan saksi, surat perintah penangkapan, surat perintah penahanan, hasil uji balistik dari Labfor Mabes Polri," kata Joel, usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Rabu (3/6/2015).

Selain itu, Joel juga mengatakan bahwa pihak Polri turut serta membawa buku daftar pemegang senjata untuk memperkuat bahwa Novel sebagai pelaku penembakan saat menjabat sebagai Kasatreskrim Polresta Bengkulu.

"Daftar mutasi, daftar buku infentarisir senjata, siapa yang pegang register ini nomor ini siapa yang pegang itu kita perlihatkan tadi," tambahnya.

Joel membeberkan, pada persidangan hari ini Polri juga membawa senjata yang diduga digunakan Novel saat melakukan penembakan. Namun penyerahan senjata tersebut ditunda hingga esok hari.

"Sebenarnya ada senjata yang kita ajukan namun kita pending hari ini. Senjata yang digunakan untuk menembak. Kita tadi menyerahkan 57 bukti, dipending empat, besok nyusul empatnya," tandas Joel.

Praperadilan diajukan Novel terkait penetapan status tersangka oleh Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri. Permohonan praperadilan beregister perkara 37/pid.prap/2015 PN Jaksel ini meminta majelis hakim agar menyatakan penangkapan dan penahanan atas Novel Baswedan tidak sah.

Sebelumnya, Novel digelandang penyidik Bareskrim Polri pada Jumat 1 Mei dini hari dari kediamannya. Novel dijadikan tersangka atas kasus dugaan penembakan pelaku pencurian sarang burung walet saat menjadi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, pada 2004. Kasusnya sempat ditunda pada 2012 atas permintaan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Namun, kasus ini diusut kembali oleh Polda Bengkulu. Pengusutan kasus tersebut dilakukan oleh Bareskrim dengan alasan berdekatan dengan tempat tinggal.


(MEL)

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

Irvanto Kecewa Divonis 10 Tahun Penjara

1 week Ago

Vonis untuk Irvanto Hendra Pambudi dianggap lebih berat ketimbang vonis pelaku-pelaku utama&nbs…

BERITA LAINNYA