SBY Kembali Naik Gunung

- 20 Februari 2013 23:40 wib
<p>MI/Liliek Dharmawan/cs</p>

MI/Liliek Dharmawan/cs

Metrotvnews.com, Jakarta: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dijadwalkan kembali naik gunung. SBY akan mendaki lereng Gunung Slamet dan bersilaturahmi dengan masyarakat di kaki bukit.

Kunjungan SBY kali ini adalah untuk menyapa masyarakat sekitar Bukit Batumirah, Lereng Gunung Slamet, dan masyarakat sekitar perkebunan Kebun Semugih.

Di Batumirah, SBY akan menemui petani sayuran. Kemudian di Desa Kedaung, Kecamatan Bumijawa, SBY diagendakan berdialog dengan peternak sapi. Kedua daerah tersebut berada di Kabupaten Tegal.

Menurut informasi, SBY akan mendaki gunung pada Kamis (21/2) pagi. Dijadwalkan, SBY akan bersilaturahmi langsung dengan masyarakat seperti yang dilakukannya bulan lalu ketika mendaki kaki Gunung Gede Pangrango.

Presiden SBY berangkat dari Jakarta menuju Tegal, Jawa Tengah menggunakan kereta api luar biasa (KLB) pada pukul 14.45. Perjalanan dari Stasiun Gambir menuju Stasiun Tegal akan memakan waktu lebih dari 4 jam.

Adapun Kota Tegal berjarak sekitar 175 km dari Ibukota Jawa Tengah, Semarang. Kota ini berbatasan dengan Kabupaten Brebes di sebelah barat, Laut Jawa di sebelah utara, dan Kabupaten Tegal di selatan dan timur.

Perjalanan SBY kali ini ditemani oleh Ibu Negara Any Yudhoyono, Mensesneg Sudi Silalahi, Mendag Gita Wirjawan, Menteri Pertanian Suswono, Menhut Zulkifli Hasan, Menteri PU Djoko Kirmanto, Mendikbud Mohammad Nuh, Menteri Koperasi dan UKM Syarief Hasan, Seskab Dipo Alam, dan Jubir Julian Aldrin Pasha.

Pada pendakian sebelumnya, Menteri Kesehatan Nafsiah Mboi kesulitan mendaki hingga akhirnya ditandu karena faktor usia.

Pada pendakian di Pangrango, jarak yang ditempuh SBY bersama rombongan sekitar 2 kilometer dan derajat kemiringan mendekati 45 derajat. Di kaki Gunung Slamet, diperkirakan waktu perjalanan akan lebih singkat.

Silaturahmi SBY ini disebut sebagai turba atau turun ke bawah, caranya mengetahui langsung program pro kerakyatan yang ada dalam pemerintahannya, ia ingin mengetahui apakah program tersebut berjalan di masyarakat, utamanya di pedalaman. Ia tidak ingin sekedar mendapat laporan semata tanpa turun dan mendengar langsung dari masyarakat. (Fidel Ali Permana/Ray)

()

MESKI sudah tercapai kata islah atau damai, namun kubu Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Suryadharma…