Provost Polri Cari Tahu Penyebab Kematian Azwar

Damar Iradat    •    Kamis, 04 Jun 2015 11:08 WIB
pelecehan seksual
Provost Polri Cari Tahu Penyebab Kematian Azwar
Tersangka kasus JIS saat di penyidikan---Ant/M Adimaja

Metrotvnews.com, Jakarta: Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Mabes Polri bersama tim kuasa hukum dari Jakarta Intercultural School (JIS/sebelumnya Jakarta International School) inspeksi ke Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur. Mereka ingin mencari tahu soal dugaan tewasnya Azwar, salah satu tersangka kasus dugaan pelecahan seksual, saat tengah disidik Polda Metro Jaya.

Pantauan Metrotvnews.com, sidak sedianya dilakukan Propam Polda Metro dan Mabes Polri. Namun, hanya tim Propam Mabes dan kuasa hukum yang diizinkan masuk ke dalam rutan. Tim Propam dan kuasa hukum masuk ke Rutan Cipinang lewat pintu dua, sekitar pukul 10.00 WIB.

Kuasa hukum Azwar, Saut Irianto Rajagukguk, pihaknya menduga terjadi penyiksaan terhadap Azwar. "Dalam pemeriksaan awal terjadi penyiksaan, karena di pemerisaan awal terjadi pengakuan," kata Saut sebelum masuk ke dalam Rutan Cipinang, Jakarta Timur, Kamis (4/6/2015).

Kecurigaan Saut bukan tanpa alasan. Dia bilang, dugaan Azwar bunuh diri bisa dibantah dengan tidak adanya tanda-tanda mencurigakan pascakematian Azwar. "Kalau minum racun, pasti ada tanda-tandanya, ada busa dan lain sebagainya," sebut dia.

Apalagi, kata dia, polisi tak melakukan autopsi atas jasad Azwar. Padahal, aturan yuridis mensyaratkan ada kewajiban polisi melakukan autopsi terhadap jasad yang dianggap mati tak wajar.
"Setiap orang yang mati tak wajar wajib otoposi," tegas dia.

Saat ini, tim propam bersama tim kuasa hukum masih melakukan sidak. Mereka masih mencari tahu.
 


(TII)