Setelah Djan Faridz, Kini Giliran Prabowo Jenguk SDA di Rutan Guntur

Yogi Bayu Aji    •    Kamis, 04 Jun 2015 11:17 WIB
suryadharma ali
Setelah Djan Faridz, Kini Giliran Prabowo Jenguk SDA di Rutan Guntur
ANTARA FOTO/M. Agung Rajasa

Metrotvnews.com, Jakarta: Ketua Umum (Ketum) Partai Gerindra Prabowo Subianto menjenguk mantan Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suryadharma Ali (SDA). SDA kini mendekam di Rumah Tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Cabang Pomdam Guntur, Jakarta Selatan.

Dina, kuasa hukum Prabowo, menjelaskan, kliennya tak ikut mendaftarkan diri ke KPK seperti pembesuk tahanan pada umumnya. "Pak Prabowo langsung ke sana (Rutan Guntur-Red.)," kata Dian di Gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2015).

Izin kunjungan Prabowo, tambah Dina, diurus oleh tim kuasa hukum. "Kita yang ngurus izin dan segala macam," ujar Dina.

Sejatinya, pentolan Koalisi Merah Putih (KMP) itu ingin menjenguk SDA pada Senin 1 Juni, bersama Ketum PPP versi Muktamar Jakarta Djan Faridz. Namun dia berhalangan hadir.

"Tadi sebenarnya mau dengan Pak Prabowo. Mungkin berhalangan, jadi saya yang datang sendiri. Mungkin Pak Prabowonya (jenguk) hari Kamis," kata Djan di Gedung KPK, Senin kemarin.

Menurut dia, Prabowo ada keperluan mendadak sehingga tak bisa menjenguk SDA. Namun, jelas dia, tak ada keterangan langsung dari Ketua Umum Partai Gerindra. Dia akhirnya memutuskan datang sendiri.

"Mungkin Pak Prabowo berhalangan, enggak jadi. Janjiannya jam sembilan pagi. Karena beliau enggak datang, saya datang sendiri," imbuh dia.

SDA resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus penyelenggaraan ibadah haji 2010-2013 pada 22 Mei 2014. Dia diduga melanggar Pasal 2 Ayat 1 atau Pasal 3 Undang-Undang Nomor 31 tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat 1 dan juncto Pasal 65 KUHP.

Menteri Agama era pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono ini ditahan KPK sejak 10 April. Kini dia menghabiskan hari-harinya di Rutan Guntur.


(MBM)