Novel Fokus dan Yakin Menang Praperadilan

Deny Irwanto    •    Kamis, 04 Jun 2015 11:49 WIB
praperadilan
Novel Fokus dan Yakin Menang Praperadilan
Penyidik KPK Novel Baswedan. Foto: MI/Mohamad Irfan

Metrotvnews.com, Jakarta: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan mengaku optimistis menang dalam sidang praperadilan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. 

Dalam menyampaikan pembelaan di hadapan hakim tunggal Zuhairi, Novel mengaku, sudah fokus dan tidak keluar dalam pokok permasalahan.

"Saya kira saya dan penasihat hukum cukup fokus. Saya terbiasa menyampaikan hal-hal dalam koridor yang ada. Saya tidak suka membicarakan hak-hak Pengadilan di luar Pengadilan," kata Novel sebelum sidang di PN Jaksel, Jalan Ampera Raya, Kamis (4/6/2015).

Dari pantauan di lokasi, sidang yang sedianya dijadwalkan pukul 09.00 WIB belum dimulai. Sidang baru dimulai sekitar pukul 10.50 WIB.

Mengenai pembelaan yang telah disampaikan Novel kepada Zuhairi, dia mengaku yakin bisa diterima hakim. "Saya optimis. Bagi saya ketika proses disampaikan dari yang saya baca termohon menyampaikan pokok perkara bagi saya kepanikan saja. Mestinya praperadilan ini mengenai penangkapan dan penahan saja," tandasnya.

Novel memraperadilankan Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri terkait pengkapan dan penahanan dirinya. Permohonan praperadilan beregister Nomor Perkara 37/PID.PRAP/2015/PN.JKT.SEL. ini meminta majelis hakim agar menyatakan penangkapan dan penahanan atas Novel Baswedan tidak sah.

Sebelumnya, Novel digelandang penyidik Bareskrim Polri pada Jumat 1 Mei dini hari dari kediamannya. Novel dijadikan tersangka atas kasus dugaan penembakan pelaku pencurian sarang burung walet saat menjadi Kasat Reskrim Polresta Bengkulu, pada 2004. Kasusnya sempat ditunda pada 2012 atas permintaan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Namun, kasus ini diusut kembali oleh Polda Bengkulu. Pengusutan kasus tersebut dilakukan oleh Bareskrim dengan alasan berdekatan dengan tempat tinggal.


(MBM)