Nyabu di Desa Parseh Bangkalan, Bartender: Katanya Aman

Agus Josiandi    •    Kamis, 04 Jun 2015 11:55 WIB
<i>Nyabu</i> di Desa Parseh Bangkalan, Bartender: Katanya Aman
Polres Bangkalan merilis empat tersangka pengguna narkoba dan barang bukti, Metrotvnews.com/ Agus Josiandi b

Metrotvnews.com, Bangkalan: Empat bartender yang bekerja di sebuah hotel di Surabaya kepergok pesta sabu di Desa Parseh, Bangkalan, Jawa Timur. Mereka mengaku sengaja ke Desa Parseh karena mendapat informasi mengonsumsi sabu aman di wilayah tersebut.

"Kata teman saya, di Desa Parseh aman. Makanya kami ke sana," kata CA, 30, seorang bartender yang menjalani pemeriksaan di Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Bangkalan, Kamis (4/6/2015).

Wakapolres Bangkalan Kompol Yanuar Herlambang mengatakan keempatnya ditangkap pada 1 Juni 2015. Polisi membekuk mereka yang tengah berpesta di sebuah rumah warga berinisial H di Desa Parseh. Polisi menyita barang bukti berupa bong dan sabu 0,4 gram sisa pemakaian. Sementara pemilik rumah kabur.

Kampung Narkoba. Demikian julukan 'miring' terhadap Desa Parseh. Wakapolres mengakui Desa Parseh menjadi tujuan konsumen barang haram itu. Hal tersebut membuktikan peredaran narkoba masih ditemukan di Desa Parseh.

Namun, kata Wakapolres, polisi terus memberantas peredaran narkoba di Desa Parseh. "Semaksimal mungkin yang bisa kami kerjakan, entah penangkapan terhadap pengguna, ataupun pengedar dan bandarnya," ujarnya.

Hingga awal Juni 2015, Polres Bangkalan telah mengamankan 48 tersangka. Sebanyak 20 di antara mereka berasal dari Sampang, Sidoarjo, Surabaya, dan Lamongan.

 
(RRN)