BPK Temukan 4 Masalah dalam Pemeriksaan LKPP 2014

Surya Perkasa    •    Kamis, 04 Jun 2015 12:31 WIB
bpk
BPK Temukan 4 Masalah dalam Pemeriksaan LKPP 2014
Ketua BPK Harry Azhar Azis -- ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Pemerika Keuangan (BPK) mengungkap ada empat permasalahan yang ditemukan dalam pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2014 yang menjadi pengecualian.

"Pertama, pencatatan mutasi aset Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) senilai Rp2,78 triliun tidak dapat dijelaskan," demikian dibacakan Ketua BPK Harry Azhar Azis, di Sidang Paripurna DPR RI, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2015).

Kedua, permasalahan ytang kepada pihak ketiga di tiga kementerian lembaga (KL) sebesar Rp1,21 triliun tidak dapat ditelusuri dan tidak didukung dokumen yang memadai.

Ketiga, lanjut Harry, permasalahan pada transaksi dan/atau saldo yang membentuk SAL senilai Rp5,14 triliun sehingga penyajian catatan dan fisik SAL tersebut tidak akurat. Keempat, pemerintah belum memiliki mekanisme pengelolaan dan pelaporan tuntutan hukum.

"Empat permasalahan tersebut harus menjadi perhatian Pemerintah untuk mengambil langkah-langkah perbaikan agar ke depan tidak menjadi temuan berulang." tegas Harry.

Seperti diketahui, BPK memberikan opini Wajar dengan Pengecualian (WDP) terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) 2014. Opini tersebut sama dengan opini yang diberikan BPK atas LKPP di 2013. Harry mengatakan, selama 2014 Pemerintah telah memperbaiki permasalahan yang mempengaruhi kewajaran laporan keuangan di 2013.


(AHL)