Terkait Isu Pengungsi, Indonesia Tak Ingin Ceramahi Negara Lain

Fajar Nugraha    •    Kamis, 04 Jun 2015 13:55 WIB
imigran gelap
Terkait Isu Pengungsi, Indonesia Tak Ingin Ceramahi Negara Lain
Juru Bicara Kemenlu RI Arrmanatha Nasir (Foto: Fajar Nugraha/MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia menilai pihaknya tidak melakukan diplomasi yang tujuannya untuk menceramahi negara lain.  Termasuk mengenai kebijakan dorong kapal yang dilakukan Australia.

Menurut Juru Bicara Kemenlu Arrmanatha Nasir sikap Pemerintah Indonesia sangat jelas. Namun untuk masalah kebijakan dorong kapal yang dilakukan Australia, sulit dikomentari.

"Sulit bagi saya mengomentari mengenai masalah ini karena tidak ada laporan resmi tentang ada atau tidaknya dorong kapal yang dilakukan oleh Australia," ujar Arrmanatha di Ruang Palapa, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (4/6/2015).

"Tetapi selama beberapa tahun terakhir sikap kami sangat jelas. Saya bisa katakan, anda bisa melihat tindakan kami dalam beberapa pekan terakhir, Indonesia tidak berupaya melukai mereka (pengungsi) yang berada di laut. Terutama bagi mereka yang sudah berada di dalam wilayah perairan kami," tegasnya.

Pria yang akrab disapa Tata ini menambahkan, atas dasar kemanusiaan, Pemerintah Indonesia mengambil tindakan memastikan mereka tetap aman. Indonesia tidak berupaya untuk mengancam nyawa manusia lain.

Ditanya mengenai peran yang diharapkan dari negara penandatangan Konvensi Pengungsi 1951, Arrmanatha menyebutkan, "Dalam diplomasi kami, bentuknya bukan diplomasi yang menceramahi. Kami tidak akan menceramahi mereka (tentang penanganan pengungsi)".

"Mereka tahu tanggungjawabnya, mereka tahu apa yang harus dilakukan. Pilihan ada pada mereka, untuk memperlihatkan kepemimpinan untuk memperlihatkan komitmen yang sudah disepakati," ungkapnya.

Arrmanatha memberikan contoh bagaimana negara yang bukan penandatangan konvensi pengungsi seperti Qatar, Arab Saudi, Gambia dan negara-negara OKI yang memperlihatkan rasa haru, memperlihatkan usaha untuk membeirkan bantuan dalam krisis kemanusiaan.

Menurutnya semua terserah kepada pemerintah penandatangan konvensi sejauh mana komitmen mereka, atas hal yang sudah disepakati.

Mengenai sikap Indonesia terhadap kebijakan dorong kapal yang dilakukan Australia, Arrmanatha kembali menegaskan bahwa posisinya tetap sama seperti pemerintahan lama yang menolak kebijakan tersebut.
 


(FJR)

Opsi: Setnov Bicaralah! (4)

Opsi: Setnov Bicaralah! (4)

16 minutes Ago

Peradilan Setya Novanto ibarat drama hukum. Persidangan sempat diwarnai aksi bisu Setnov. Duduk…

BERITA LAINNYA