Djarot Berharap Ahok Tak Dimakzulkan

Lukman Diah Sari    •    Kamis, 04 Jun 2015 13:56 WIB
ahok
Djarot Berharap Ahok Tak Dimakzulkan
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Syaiful Hidayat. (Foto: MI/Arya Manggala)

Metrotvnews.com, Jakarta: Badan Musyawarah (Bamus) DPRD akan menggelar rapat untuk menentukan paripurna penggunaan hak menyatakan pendapat (HMP) terhadap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.
 
"Jangan sampai hak angket diarahkan ke pemakzulan, tidak stabil nanti," kata Wakil Gubernur DKI, Djarot Syaiful Hidayat di kawasan SCBD, Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2015).
 
Politis PDIP itu menegaskan, berdasarkan arahan dari DPP PDIP, fraksi PDIP menolak HMP terhadap mantan Bupati Belitung Timur itu. "Secara partai, PDIP sudah menyampaikan penolakan," ujarnya.
 
Dia khawatir akan terjadi goncangan politik di Ibu Kota jika suami Veronica Tan itu dimakzulkan. "Kita fokus bekerja saja, orientasi pada pelayanan rakyat, banyak tugas kita. Kalau seperti ini yang rugi masyarakat," katanya.
 
Namun menurut dia, HMP adalah hak dewan. Dia mempersilahkan, bila itu sebagai tindak lanjut angket. "Silakan saja," kata dia.
 
Seperti diketahui, bamus DPRD DKI Jakarta akan menggelar rapat paripurna untuk menentukan hak menyatakan pendapat kepada Ahok har ini pukul 14.00. hanya dua partai yang menyatakan menolak, PDIP dan Hanura. Sementara NasDem dan PKB yang sebelumnya menolak HMP mulai berbalik arah.
 
"Dua fraksi menolak. PDIP dan Hanura," kata Ketua DPRD DKI Prasetyo Edi Marsudi di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Rabu 3 Mei.
 
Prasetyo menjelaskan, dua partai tersebut terpaksa menolak karena mendapatkan perintah langsung dari DPP masing-masing. Sementara, partai lain akan mendukung pelaksanaan paripurna HMP.  "NasDem dan PKB masih tindak lanjut HMP," kata Pras.
 


(FZN)