Pemerintah Minta Perusahaan Bayar THR 2 Minggu Sebelum Lebaran

Desi Angriani    •    Kamis, 04 Jun 2015 14:03 WIB
tunjangan hari raya
Pemerintah Minta Perusahaan Bayar THR 2 Minggu Sebelum Lebaran
Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri. (Foto:Antara/ Akbar Nugroho)

Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan meminta perusahaan membayarkan Tunjangan Hari Raya (THR) karyawan dua minggu menjelang Hari Raya Idul Fitri.
 
"Saya mengimbau kalau bisa dua minggu sebelumnya," kata Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri di Istana Negara, Jakarta, Kamis (4/6/2015).
 
Mengapa demikian, agar membantu keperluan mudik lebaran bagi karyawan. Sebab, THR yang diberikan satu minggu sebelum lebaran membuat karyawan tidak bisa mempersiapkan keperluan lebaran secara matang.
 
"Ini untuk membantu kepulangan mudik lebih mudah. Sehingga mereka punya spare waktu lebih panjang untuk mengurusi rencana-rencana mudik," jelas Hanif
 
Menurutnya, besaran THR yang diberikan harus mengikuti aturan. Misalnya, minimal satu kali gaji. Bahkan, bagi karyawan yang baru bekerja juga harus disesuaikan dengan peraturan ketenagakerjaan.
 
"Kalau yang kerjanya di atas tiga bulan kurang dari setahun ada rumusnya. Lama bulan dia bekerja dibagi 12 dikali gaji dia," tambahnya.
 
Terkait pengawasan dana THR, pihaknya akan melakukan pemantauan di sejumlah daerah. Bahkan ada sanksi bagi perusahaan yang abai terhadap peraturan itu.
 
"Ada sanksinya. Kan ada kepentingan-kepentingan perusahaan terhadap kepentingan ketenagakerjaan. Jangan sampai tidak dilaksanakan sesuai aturan," pungkas dia.
 


(FZN)

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

Kuasa Hukum Novanto Sebut Dakwaan KPK Bermasalah

2 hours Ago

Pengacara terdakwa kasus korupsi KTP-el Setya Novanto, Maqdir Ismail menuding dakwaan milik KPK…

BERITA LAINNYA