Bentrok Perwira di Sukoharjo, TNI Harus Dididik Ulang

Surya Perkasa    •    Kamis, 04 Jun 2015 15:48 WIB
bentrokan aparat
Bentrok Perwira di Sukoharjo, TNI Harus Dididik Ulang
Anggota DPR RI TB Hasanudin. Foto: MI/Angga Yuniar/bo

Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi I DPR TB Hasanudin menilai bentrok Kopassus kontra TNI AU di Sukoharjo, Jawa Tengah, merupakan tindakan indisipliner. Kasus ini harus diinvestigasi, apalagi sampai menelan satu korban jiwa.

"Konflik ini lebih pada tindakan indisiplinernya. Untuk apa prajurit itu sampai bermalam-malam. Ketidakdisiplinan prajurit sampai terjadi pembunuhan itu sangat disesali. Ini harus diinvestigasi," kata purnawirawan Mayor Jenderal TNI ini di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2015).

Dia menyesalkan kelakuan tak disiplin itu sampai berujung maut. Jika prajurit dapat mengikuti aturan, pertikaian maut itu dipastikan tidak terjadi.

"Sudah ada aturan dan ketentuan prajurit, perwira tidak dibenarkan keluyuran ke kafe. Apalagi ke tempat minum ada alkohol," kata politikus PDIP ini.

Ketua DPD PDIP Jawa Barat ini mendesak TNI mengevaluasi diri. Hal itu harus dilakukan mulai dari pendidikan. Pendidikan sangat memengaruhi sikap prajurit.

"Selain itu evaluasi juga harus dilakukan pada para perwira yang menjadi komandan. Pendidikan keperwiraannya gimana?" tegas dia.

Ia mengatakan, Komisi I DPR telah menjadwalkan pertemuan dengan Panglima TNI dan Menteri Pertahanan. "Senin (8 Juni 2015) pagi, kita akan ketemu Panglima TNI dan Menhan," ungkap dia.


(MBM)