Gelar Musda, Ical Sebut Agung Langgar Putusan Pengadilan

Achmad Zulfikar Fazli    •    Kamis, 04 Jun 2015 16:15 WIB
golkar
Gelar Musda, Ical Sebut Agung Langgar Putusan Pengadilan
Aburizal Bakrie (Ical)--Foto: ANTARA/Fahrul Jayadiputra

Metrotvnews.com, Jakarta: Langkah kubu Agung Laksono yang tetap menjalankan Musyawarah Daerah (Musda) di Bali, dinilai melanggar putusan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) dan Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Sebab, SK Menkumham terkait kepengurusan kubu Agung Laksono telah ditunda pengadilan.

Ketua Umum Partai Golkar hasil Munas Bali, Aburizal Bakrie (Ical), meminta agar kubu Agung Laksono bersabar menunggu adanya putusan berkekuatan hukum tetap terkait kepengurusan Partai Golkar yang sah dari pengadilan.

"Jangan melanggar hukum. Pengadilan belum memutuskan (kepengurusan yang sah), kok sudah mengadakan Musda," kata Ical di Rutan Guntur, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2015).

Pria asal Lampung ini menyesalkan tindakan kubu Agung. Karena Musda tersebut mengganggu proses islah yang disepakati kedua kubu beberapa waktu lalu.

"Tentu kecewa, karena sebetulnya mesti menghargai hukum. Pengadilan (PN Jakut dan PTUN) sudah memutuskan (membatalkan SK Menkumham), tapi tetap dilakukan musda," ujar dia.

Seperti diketahui, Golkar kubu Agung Laksono ngotot menjalankan Musda yang diadakan DPD Bali, di Hotel Aston Bali. Namun, Musda tersebut terpaksa dibubarkan Polda Bali dan sejumlah organisasi masyarakat, lantaran panitia tak mengantongi izin.


(MBM)