20 Juta Lansia Tak Miliki Pendapatan Tetap

Eko Nordiansyah    •    Kamis, 04 Jun 2015 17:10 WIB
dana pensiun
20 Juta Lansia Tak Miliki Pendapatan Tetap
Ilustrasi (FOTO ANTARA/Septianda Perdana)

Metrotvnews.com, Jakarta: Guru Besar Universitas Indonesia (UI) Hasbullah Thabrany mengungkapkan, kesejahteraan di hari tua bagi para pekerja yang meliputi sandang, pangan, dan papan merupakan amanat yang telah tertulis dalam Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 45).

"Hari tua yang sejahtera minimal bisa makan, berpakaian, dan tinggal di rumah yang layak wajib diwujudkan oleh negara. Itulah amanat UUD 45," ujarnya, di Hotel Borobudur, Jalan Lapangan Banteng Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2015).

Dirinya menambahkan, sebagian besar penduduk lansia di atas usia 60 tahun yang kini berjumlah sekira 20 juta jiwa tidak memiliki pendapatan tetap. Hanya pensiunan pegawai negeri yang mendapatkan uang pensiun bulanan.

"Apakah negeri ini hanya milik pegawai negeri? Pekerja swasta tidak akan memiliki uang pensiun bulanan sampai 2030. Bahkan, setelah 2030 pun tidak ada jaminan mantan pekerja swasta yang berusia di atas 60 tahun memiliki pendapatan pensiun bulanan yang layak dan bermartabat," jelas dia.

Undang-Undang Sistem Jaminan Sosial Nasional (UU SJSN), menurut dia, juga mengharuskan pekerja tidak dinistakan dengan penyediaan Pensiun Manfaat Pasti. "Artinya, uang pensiun bulanan itu digunakan untuk kebutuhan makan, pakaian, dan tinggal di rumah yang layak sampai akhir hayat pekerja dan pasangannya," pungkasnya.

UU SJSN dan UU BPJS merupakan perumusan tugas negara untuk menyediakan jaminan sosial untuk seluruh rakyat agar dapat hidup bermartabat. Namun, sampai hari ini Peraturan Pemerintah tentang Jaminan Pensiun belum juga ditandatangani Presiden.


(ABD)