Astra Optimistis Penjualan Membaik di Kuartal II-2015

Dian Ihsan Siregar    •    Kamis, 04 Jun 2015 18:56 WIB
astra international
Astra Optimistis Penjualan Membaik di Kuartal II-2015
Ilustrasi (MI/RAMDANI)

Metrotvnews.com, Jakarta: PT Astra International Tbk (ASII) memiliki rasa optimistis penjualan kendaraan roda dua dan empat bisa membaik di kuartal II-2015, setelah mengalami penurunan di kuartal I-2015.

Head of Public Relations Astra International Yulian Warman mengatakan, kuartal I-2015 ini penjualan automotif sedang lesu yang mengakibatkan pendapatan mengalami penurunan. Meski begitu, kuartal II-2015 keadaan automotif akan kembali membaik, lantaran banyak stimulus yang bakal meningkatkan penjualan unit kendaraan.

"Kami percaya dan optimistis lebih baik, karena pemerintah sudah genjot infrastruktur di Indonesia. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah segera eksekusi infrastruktur, kita bakal percepat produksi di kuartal II tahun ini," tutur Yulian, ditemui di acara media gathering 'Semangat Astra Terpadu untuk Indonesia', di Hotel Fairmount, Jakarta, Kamis (4/6/2015).

Lebih dari itu, momen Lebaran diharapkan pula bisa mendorong penjualan kendaraan roda empat maupun roda dua di Tanah Air di tahun ini. Yulian meyakini daya beli masyarakat untuk membeli kendaraan bisa lebih baik pada saat memasuki hari Lebaran.

"Biasanya menjelang bulan Ramadan dan Lebaran, bisnis yang berkaitan dengan kendaraan ada peningkatan, bisa membeli atau sewa. Karena ada libur panjang sekitar 10-15 hari," jelas dia.

Seperti diketahui, Astra International membukukan pendapatan bersih sebesar Rp45,19 triliun di kuartal I-2015. Angka itu turun sebesar 9,30 persen dari posisi pendapatan di kuartal I-2014. Lemahnya pendapatan membuat laba bersih perseroan mengalami penurunan sebanyak 15,64 persen menjadi Rp3,99 triliun, dari posisi laba Rp4,73 triliun di kuartal I-2014.

Beban pokok pendapatan menjadi Rp36,63 triliun di kuartal I-2015, atau turun dari posisi sebesar Rp40,43 triliun di kuartal I-2014. Adapun posisi aset Astra International menjadi Rp244,14 triliun di kuartal I-2015, atau naik dari posisi aset sebesar Rp236,03 triliun di akhir 2014.


(ABD)

Sidang Perdana Praperadilan Fredrich Yunadi Digelar 12 Februari

Sidang Perdana Praperadilan Fredrich Yunadi Digelar 12 Februari

56 minutes Ago

Pengadilan Jakarta Selatan sudah menetapkan jadwal sidang perdana praperadilan mantan kuasa huk…

BERITA LAINNYA