Desmond Mahesa: Batasan Jumlah Undangan tak Relevan untuk Presiden

Surya Perkasa    •    Kamis, 04 Jun 2015 19:12 WIB
jokowi mantu
Desmond Mahesa: Batasan Jumlah Undangan tak Relevan untuk Presiden
Desmond J Mahesa. Foto: M Irfan/MI

Metrotvnews.com, Jakarta: Pernikahan putra sulung Presiden Joko Widodo, Gibran Rakabuming Raka dan Selvi Ananda mengundang banyak kritikan. Suara sumbang muncul karena jumlah undangan yang tak sesuai dengan surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.

Politikus Gerindra Desmond J Mahesa berpendapat, peraturan MenPAN-RB yang membatasi jumlah undangan tidak relevan diberlakukan untuk Presiden. Sebab Presiden merupakan pucuk pemerintahan dan simbol negara.

"Menurut saya, ada hal-hal dalam pembatasan itu yang tidak rasional. Kalau tidak rasional, itu dilanggar presiden, kenapa kita dengarkan MenPAN-RB," kata Ketua DPP Gerindra itu di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (4/6/2015).

Dia meyakini, Presiden dan Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi sama-sama memiliki niat baik. Yang satu ingin menghemat anggaran, sementara di sisi lain punya niat mengundang pejabat dan tamu negara.

"Kalau saya (presiden) 10 ribu saya undang. Saya bebasin. Semua warga bangsa yang mau datang saya bebaskan. Kalau dia membatasi 4.000 mungkin duitnya enggak cukup," canda Desmond.

Kritikan kepada pernikahan anak Jokowi muncul di media sosial. Jokowi menyebar 4.000 undangan. Jumlah ini jauh lebih banyak ketimbang surat edaran yang dikeluarkan Menteri PAN-RB Yuddy Chrisnandi pada 26 November 2014 terkait jumlah undangan resepsi pernikahan pejabat atau putra dan putri pejabat. Undangan yang disebar oleh pejabat tidak boleh lebih dari 400 dan undangan yang hadir tidak boleh lebih dari seribu.


(KRI)

KPK Diam-diam Sudah Periksa Ajudan Novanto

KPK Diam-diam Sudah Periksa Ajudan Novanto

3 hours Ago

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diam-diam sudah memeriksa ajudan Setya Novanto, AKP Reza Pah…

BERITA LAINNYA