2.727 Jiwa di Lereng Gunung Sinabung Mengungsi

Al Abrar    •    Kamis, 04 Jun 2015 20:19 WIB
sinabung meletus
2.727 Jiwa di Lereng Gunung Sinabung Mengungsi
Gunung Sinabung (Foto: AFP--Sutanta Aditya)

Metrotvnews.com, Jakarta: Sebanyak 2.727 jiwa dari 677 Kepala Keluarga (KK) di lereng gunung api Sinabung, Sumatera Utara mengungsi. Pengungsian dilakukan karena adanya peningkatan status siaga level tiga menjadi awas level empat.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, pengungsi berasal dari empat desa di sisi selatan dan tenggara dari kawah Gunung Sinabung.

Sebanyak 963 jiwa (218 KK) warga Desa Tiga Pancur mengungsi ke Pos Paroki. 1.108 jiwa (381 KK) dari Desa Gurukinayan mengungsi ke Pos KNPI Kabanjahe. 256 jiwa (68 KK) asal Desa Pintu Besi mengungsi ke Pos Pendopo Kantor Bupati Karo, dan 400 jiwa warga Desa Berastepu mengungsi ke Pos Serbaguna Simpangempat.
 
"BPBD Karo telah mendirikan dapur umum, posko pengungsi di empat titik, 13 tenda pengungsi dan mencukupi kebutuhan dasar pengungsi," kata Sutopo melalui rilis yang diterima Metrotvnews.com, Kamis (4/6/2015).

Untuk memudahkan penaganan pengungsi, pihaknya telah melakukan pendataan selain itu Tim Reaksi Cepat BNPB terus memberikan pendampingan BPBD Karo.

Selain itu, dengan adanya peningkatan status dari level siaga menjadi awas tidak membuat warga Sinabung panik.

"Masyarakat sudah cukup beradaptasi dengan erupsi Gunung Sinabung yang meletus sejak Agustus 2010," tukasnya.

Sutopo memastikan pihaknya terus memantau aktivitas gunung berapi tersebut, dalam. Teramati guguran lava pijar dari puncak sejauh 1-2 km ke arah selatan dan 1 km ke tenggara. Terjadi 42 kali guguran dan tremor menerus.
 
Sementara itu, aktivitas Gunung Karangetang di Kabupate Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara, juga masih tinggi. Sebanyak 339 jiwa (106 KK) masing mengungsi di empat pos pengungsian.

Pengungsi tersebar di Museum Ulu (190 jiwa, 60 KK), Gereja Siloam Salili (21 jiwa, 6 KK), Gereja Bukit Zaitun Tampuna (67 jiwa, 21 KK) dan rumah kerabatnya (61 jiwa, 19 KK). Sebanyak 54 KK dari Desa Belali dan Desa Tarorare harus direlokasi karena berbahaya dari ancaman awan panas.

"Untuk penanganan darurat, BNPB telah memberikan bantuan dana siap pakai Rp150 juta dan logistik senilai Rp357 juta. Status Gunung Karangetang tetap Siaga (level 3)," tukasnya.


(ALB)

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

Fredrich Menduga Majelis Hakim tak Adil

9 hours Ago

Fredrich menyesalkan sikap JPU KPK yang dinilai sengaja tidak mau menghadirkan sejumlah saksi k…

BERITA LAINNYA