Diduga, Polisi Menutupi Identitas Patwal Tabrak Bocah Hafidz

Sobih AW Adnan    •    Kamis, 04 Jun 2015 20:37 WIB
bocah tewas ditabrak patwal
Diduga, Polisi Menutupi Identitas Patwal Tabrak Bocah Hafidz
Foto Hafidz (kaos merah putih) sebelum meninggal ditabrak kendaraan Patwal di Cirebon, Twitter

Metrotvnews.com, Cirebon: Keluarga korban tabrak lari oknum anggota Polisi Patroli dan Pengawalan (Patwal) di Cirebon, Jawa Barat, menduga kepolisian sengaja menutup-nutupi identitas pelaku. Padahal insiden yang merenggut nyawa bocah berusia 7 tahun bernama Hafidz tersebut secara jelas melibatkan salah satu anggota di kesatuannya.

Demikian ungkap salah satu paman korban, Malik, saat ditemui Metrotvnews.com di kediamannya di Jalan Tengah Tani Kabupaten Cirebon, Kamis (4/6/2015).

“Kami (keluarga) padahal hanya minta pertanggungjawaban, karena sudah jelas yang menabrak adalah anggota kepolisian lengkap dengan seragamnya,” kata Malik.

Malik mengatakan pihak keluarga menunggu niat baik dari pihak kepolisian terhitung selama 4 hari setelah kejadian. Namun, menurut Malik, tidak ada satupun kabar dan permintaan maaf secara resmi. Lebih-lebih dengan mendatangi keluarga.

“Minimal meminta maaf dan memberikan kejelasan tentang siapa pelakunya, kami tidak akan menuntut apa-apa,” tegasnya.

Hal yang sama dikatakan Fathan Mubarok yang juga merupakan paman korban. Menurutnya, soal kematian salah satu anggota keluarganya, semua keluarga sepakat sudah ikhlas dan merelakannya.

“Namun soal kejelasan dan proses hukum harus tetap dilakukan, karena ini bisa menjadi pelajaran bagi semua,” ujar Fathan.

Fathan mengaku sangat menyayangkan apabila pada akhirnya pihak kepolisian justru menutup-nutupi kasus tersebut. Sebagai pengayom masyarakat, menurut dia, harus dibuktikan dengan rasa tanggung jawab atas segala perbuatan yang telah dilakukannya.

“Polisi harus berani. Salah satunya berani bertanggungjawab,” tegas Fathan.

Sekadar informasi, seorang anggota patwal yang menggunakan motor besar menabrak sepeda motor di Jalan Tuparev, Cirebon, Jawa Barat, Minggu 31 Mei 2015. Akibatnya, satu bocah meninggal sedangkan dua orang lainnya terluka parah.


(RRN)

Seluruh Bisnis Novanto Terancam Disita KPK

Seluruh Bisnis Novanto Terancam Disita KPK

10 hours Ago

Penyitaan akan dilakukan jika mantan Ketua DPR RI itu tidak dapat mengembalikan uang ganti rugi…

BERITA LAINNYA