Soal Praperadilan BW, Viktor: Kita Kasih Kesempatan

Githa Farahdina    •    Jumat, 05 Jun 2015 01:08 WIB
kpkpraperadilanpraperadilan kpk
Soal Praperadilan BW, Viktor: Kita Kasih Kesempatan
Bambang Widjojanto (Foto: MI)

Metrotvnews.com, Jakarta: Berkas perkara Wakil Ketua non-aktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto sudah P21. Namun, Polri tak mempermasalahkan jika Bambang ingin melanjutkan persidangan praperadilan.

"Ya kita kasih kesempatanlah biar fair. Karena itukan hukum. Beliau mengajukan praperadilan. Kalau nanti berkasnya saya kirim, terus ditentukan waktu sidang, kan gugur. Nanti ngomongnya tidak diberikan kesempatan," kata Dirtipeksus Brigjen Victor Edison Simanjuntak, di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Kamis (4/6/2015).

Viktor pun tak mau pusing jika BW pada akhirnya memenangkan praperadilan. Toh, Polri hanya ingin menjalankan hukum sesuai porsinya.

"Kalau saya kirim tahap dua, saya bisa menang. Polri tidak mau ambil itu. Polri ingin melakukan penegakan hukum dengan hukum yang benar," tambah Viktor.

Pimpinan nonaktif Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto kembali mengajukan prapedilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu (27/5/2015) siang.

Melalui Tim Kuasa Hukummya, Bambang kembali mengajukan permohonan Preperadilan terkait Penetapan statusnya sebagai tersangka oleh Bareskrim Polri.

"Kami kuasa hukum dari bapak Bambang Widjojanto kembali mendaftarkan permohanan praperadilan setelah sebelumnya kami mencabut untuk sementara," kata Tim Kuasa Hukum Bambang, Nurkholis Hidayat.

Sebelumnya, BW mencabut praperadilan pada Rabu 20 Mei usai Komisi Pengawas Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) tak menemukan unsur pidana pada Bambang.

"Seperti pencabutan alasan sebelumnya, sebenarnya karena sementara, karena kita ingin meberikan waktu kepada kepolisian untuk mentaati MOU antara Kepolisian dengan PERADI," tandas Nurkholis.


(ALB)